5 Tewas, Mobil Kedubes Inggris Dibom

5 Tewas, Mobil Kedubes Inggris Dibom

ilustrasi

Kabul - Seorang pengebom bunuh diri dengan sepeda motor menabrak kendaraan milik Kedutaan Besar Inggris di Ibukota Afghanistan, Kabul, Kamis (27/11), menewaskan setidaknya lima orang dan mencederai beberapa pejalan kaki.

Taliban Afghanistan, yang digulingkan sekutu pimpinan Amerika Serikat pada 2001, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Dalam serangkaian pengeboman di Kabul saat sebagian besar tentara asing bersiap mundur dari negara itu pada akhir tahun ini.

Seorang saksi mata mengatakan, ia melihat tiga mayat korban ledakan itu di rumah sakit terdekat namun belum bisa dipastikan kewarganegaraannya.

Jurubicara Kementerian Kesehatan Afghanistan, Kaniska Turkistani mengatakan, setidaknya lima warga sipil tewas dan 34 lainnya cedera. Belum jelas apakah kelima korban termasuk tiga mayat yang dilihat saksi di rumah sakit itu.

Kedubes Inggris memastikan adanya "korban cedera" di antara penumpang kendaraan yang ditabrak, tapi belum bisa memberikan informasi lebih lanjut. "Saya bisa pastikan itu adalah kendaraan Kedutaan Besar Inggris di Kabul dan ada beberapa yang cedera. Kami bekerja sama dengan otoritas Afghanistan," kata seorang jurubicara Kedubes yang menolak disebutkan namanya.

Menurut Wakil Menteri Dalam Negeri Afghanistan, Jenderal Ayoub Salangi pengebom itu mengendarai sepeda motor dan menabrak kendaraan itu di jalan utama di Kabul timur, dekat kawasan internasional Green Village. Daerah ini pekan lalu menjadi target serangan bom mobil dan militan bersenjata namun gagal.

Jurubicara Taliban Zahibullah Mujahid mengatakan dalam sebuah pesan singkat, pengebom bunuh diri "menyasar pasukan penyerang asing" dan banyak di antaranya tewas serta cedera. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,