Menlu Retno Beri 'Support' Pengungsi Palestina di Yordania

Menlu Retno Beri 'Support' Pengungsi Palestina di Yordania

Kunjungan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ke sekolah kamp pengungsi Palestina New Amman Camp di Amman Yordania. (foto - Kemlu)

Amman - Menteri  Luar  Negeri  RI  Retno  Marsudi  bertemu  dengan  para  siswa di  sekolah  kamp  pengungsi Palestina New Amman Camp di Amman Yordania. "Jangan pernah menyerah, jaga semangatmu dan InsyaAllah semuanya akan lebih baik di masa datang," demikian Menlu.
 
Kunjungan Menlu ke kamp pengungsi Palestina di Amman merupakan bagian dari kegiatan, bertujuan untuk memberi dukungan kepada rakyat Palestina. Dukungan itu khususnya dalam perjuangannya membangun bangsa Palestina. Demikian keterangan pers Kementerian Luar Negeri, Kamis (7/3/2019).
 
Menlu didampingi Komisioner Jenderal UNRWA bertemu dengan para siswa dari Sekolah New Amman Camp. Menlu melakukan dialog dan memberi semangat kepada siswa yang tergabung dalam parlemen sekolah, yang dibentuk untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, demokrasi dan kemampuan sosial melalui peran aktif mereka dalam tata laksana persekolahan.
 
Sekolah yang dikunjungi merupakan salah satu dari 171 sekolah di berbagai kamp pengungsi Palestina di Yordania, untuk memenuhi kebutuhan sekitar 121 ribu pelajar. Lewat dukungan negara sahabat, UNRWA telah menyediakan antara lain 25 pusat kesehatan, 10 pusat rehabilitasi berbasis masyarakat dan 14 pusat program perempuan untuk mengakomodasi kebutuhan dasar para pengungsi.
 
Disebutkan, di kamp pengungsi saat ini terdapat lebih dari 78 ribu orang pengungsi Palestina. New Amman Camp merupakan salah satu dari 10 kamp yang tersebar di Yordania, di mana sekitar 370 ribu orang pengungsi Palestina lama menetap.
 
Total terdapat lebih dari 2 juta pengungsi Palestina yang berada di wilayah Yordania. Sebagian besar mengungsi pasca-Nakba, yakni eksodus sekitat 700.000 warga Palestina setelah meletusnya Perang Arab-Israel tahun 1948.
 
Kunjungan Menlu Retno di New Camp Amman Camp diakhiri dengan mengunjungi rumah salah satu pengungsi Palestina, yang sudah bertahun-tahun berada di kamp tersebut. Menlu menyampaikan kembali terkait komitmen pemerintah dan masyarakat Indonesia, untuk terus memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina, termasuk kemerdekaan.
 
Kunjungan ke kamp pengungsi Palestina menutup rangkaian kegiatan Menlu RI di Amman, yang juga telah menyampaikan berbagai bantuan Indonesia ke masyarakat Palestina, baik para pengungsi di Yordania maupun masyarakat di Gaza.
 
Sebelum ke kamp Pengungsi Palestina, Menlu membuka "Pelatihan Internasional bagi para Pelatih mengenai Perencanaan Usaha bagi kaum Perempuan di Tempat Pengungsian" (International Training of Trainers on Business Planning for Women in Refugees Camps).
 
Menlu juga menyaksikan penandatangan penandatangan LoI (Letter of Intent) oleh Sekjen Kemlu mewakili Indonesia dan Asisten Menlu untuk urusan Asia, Afrika dan Australia dari Kemlu Palestina. Mengenai pemberian bantuan kemanusiaan untuk Palestina, terkait pengadaan desalinasi air dan obat obatan serta peralatan kesehatan.
 
Menlu Retno telah menandatangani MoU dengan Komisioner Jenderal UNWRA, mengenai distribusi kontribusi kemanusiaan Indonesia bagi pengungsi Palestina ex-Gazan di Jerash Camp Yordania, sebesar 1 juta dolar Amerika Serikat. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,