Awan bentuk Aneh di Puncak Gunung Lawu Mendadak Viral

Awan bentuk Aneh di Puncak Gunung Lawu Mendadak Viral

Awan berbentuk aneh tiba-tiba muncul di puncak Gunung Lawu Magetan Jatim. (foto - ist)

Magetan - Media  sosial  marak  membahas  kemunculan  awan  menyerupai  pesawat  UFO di puncak  Gunung Lawu Jawa Timur. Ada yang menyebut awan tersebut mirip caping (topi khas petani Jawa), ada juga yang menyebut payung hingga UFO.
 
Awan yang melengkung tersebut terjadi di atas puncak Gunung Lawu Karanganyar, Jumat (8/3/2019) petang. Tampak sebuah bulatan mirip piring terbalik melayang di atas puncak Gunung Lawu Magetan jawa Timur.
 
Penampakan awan yang dalam bahasa ilmiahnya disebut lentikularis atau altocumulus lenticularis dalam sekejap menjadi viral, setelah diupload di banyak akun media sosial.
 
Salah satunya di grup FB Info Warga Karanganyar. Pada grup ini, sebagian besar anggotanya meng-upload penampakan awan yang aneh di puncak Gunung Lawu dari berbagai lokasi atau daerah yang letaknya tepat di lereng Gunung Lawu.
 
Beragam komentar pun bermunculan di kolom komentar grup tersebut. Namun ada pula di antaranya yang meng-upload keterangan dari Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyangkut kemunculan awan tersebut.
 
Dalam unggahannya, salah satu akun FB bernama Putri Bungsu menuliskan, awan lentikularis sebenarnya hanya awan biasa. Namun karena adanya dua angin yang berlawanan arah dan saling bertubrukan, menjadikan awan tersebut seperti melintir.
 
"Awan itu tidak berdampak atau tidak mendatangkan bencana, dan sekitar tiga jam pun langsung menghilang. Meski demikian, di dunia penerbangan awan itu cukup berbahaya karena bisa menyebabkan turbulensi," tulis akun putri bungsu mengutip pernyataan dari BMKG.
 
Namun demikian, pandangan berbeda diutarakan spritual Jawa Ki Gendewo Hadi Wiguno. Menurutnya, kemunculan awan di puncak Gunung Lawu itu merupakan sebuah pesan yang disampaikan alam pada manusia. Termasuk perkembangan politik. "Ada pesan yang disampaikan alam kepada manusia. Salah satunya menyangkut politik saat ini," kata Ki Gendewo Hadi Wiguno.
 
Berdasarkan hasil penerawangannya, setelah mengamati gumpalan awan di puncak Gunung Lawu yang berwarna agak kemerah-merahan bercampur dengan warna lainnya itu, merupakan salah satu pesan yang disampaikan oleh Gunung Lawu jika akan adanya perubahan zaman.
 
Hanya saja, dalam perubahan zaman itu diwarnai dengan sejumlah intrik kecil. Sayangnya, Ki Gendewo Hadi Wiguno tidak membeberkan hasil penerawangannya secara lebih detail. "Dilihat saja nanti. Alam sudah memberikan sinyal apa yang akan terjadi," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Infotech,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait