Lima Gerbong KRL Terguling di Bogor Ditarik ke Depo Depok

Lima Gerbong KRL Terguling di Bogor Ditarik ke Depo Depok

Sebagian gerbong KRL yang terguling di Kebon Pedes Kota Bogor ditarik ke depo Stasiun Depok. (foto - ant)

Bogor - Lima  gerbong KRL  yang terguling di Kebon Pedes Kota Bogor dievakuasi dan ditarik dengan kereta penolong. Ke-5 gerbong tersebut ditarik ke arah Depok, Minggu (10/3/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.
 
"Ya, dibawa ke depo Stasiun Depok," kata VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa. Selain gerbong yang ditarik, masih ada tiga gerbong yang berada di lokasi. Gerbong yang berada di lokasi merupakan yang keluar dari rel dan terguling keluar dari rel.
 
Sejauh ini, belum diketahui secara pasti penyebab anjloknya kereta tersebut. Akibat kejadian itu ada 17 orang, termasuk masinis yang mengalami luka dan harus dirawat di rumah sakit.
 
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, biaya perawatan para korban itu ditanggung pemerintah. "Segala biaya yang harus ditanggung, PT KAI dan Perhubungan akan menanggung," sebut Budi.
 
Proses evakuasi itu sendiri belum tuntas. Petugas masih menunggu crane yang akan digunakan untuk mengangkat gerbong yang anjlok dan terguling di lokasi.
 
Sementara itu, sedikitnya ada 10 korban luka yang dirawat di RS Salak Bogor. Dari kesepuluh korban itu, ada 3 yang dipindahkan ke RS Siloam Bogor untuk perawatannya. Dari ke-10 korban itu ada maka Yakub, selaku masinis yang turut dirawat akibat terluka.
 
Selain itu, ada juga anak-anak 4 tahun serta bayi berusia 6 bulan. Dari 10 korban yang dirawat di RS Salak, ada 2 orang yang menjalani rawat jalan. Menhub Budi Karya Sumadi dan Walikota Bogor Bima Arya telah menjenguk para korban di RS Salak. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,