Kota Kupang NTT Porak Poranda Setelah Diterjang Hujan Badai

Kota Kupang NTT Porak Poranda Setelah Diterjang Hujan Badai

Sejumlah bangunan, rumah warga dan fasilitas umum di Kupang NTT rusak parah diterjang badai. (foto - ist)

Kupang - Kota  Kupang  Nusa  Tenggara  Timur  (NTT)  porak poranda setelah dilanda hujan badai, Minggu (10/2/2019). Sejumlah bangunan dan fasilitas umum serta rumah penduduk rusak parah diterjang badai.
 
Akses jalan utama menuju Bandara El Tari Kupang dan sejumlah tempat lainnya tertutup akibat pohon yang tumbang. Atap rumah sakit Bhayangkara Kupang pun rusak, terutama di sejumlah bangsalnya.
 
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, fenomena cuaca tersebut teridentifikasi sebagai "squall line".
 
Disebutkan, fenomena cuaca itu sangat berbahaya untuk penerbangan karena terdiri atas barisan awan 'cumulonimbus' yang dapat mengakibatkan cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang dan badai guntur. "Selain itu dapat mengakibatkan turbulensi yang membahayakan penerbangan," sebut BMKG.
 
Sementara itu, dalam peringatan dini cuaca Nusa Tenggara Timur, 10 Maret 2019 BMKG merilis pada 12.00 Wita masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
 
Khususnya di wilayah Mollo Selatan, Mollo Utara, Amfoang Selatan, Takari, Kupang Timur, Amarasi, Amanuban Selatan, Rote Timur, Rote Barat Daya dan dapat meluas ke wilayah Amanuban Barat Kota Soe.
 
Kemudian di Fatuleu, Sulamu, Kupang Tengah, Kupang Selatan, Kupang Barat, Semau, Kupang Utara, Rote Barat Laut, dan sekitarnya. Kondisi itu diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 13.30 Wita. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,