Ledakan Bom warnai Penangkapan Teroris di Sibolga Sumut

Ledakan Bom warnai Penangkapan Teroris di Sibolga Sumut

Suasana di sekitar penangkapan terduga teroris di Sibolga Sumut. (foto - ist)

Jakarta - Ledakan  bom  mewarnai  penggerebekan  dan penangkapan  pelaku  tindak  pidana  terorisme  Husain alias Abu Hamzah di Sibolga Sumatera Utara (Sumut), Selasa (12/3) sekitar pukul 14.50 WIB.
 
"Ketika akan dilakukan pengecekan awal di rumah pelaku, bom pun meledak," kata Kadiv Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal kepada wartawan. Ledakan bom tersebut melukai petugas.
 
Tim Densus 88 Antiteror dan Polres Sibolga bersama oleh tokoh masyarakat sedang melakukan upaya negosiasi agar diduga istri dan anak pelaku menyerahkan diri. "Di dalam rumah pelaku, diduga ada istri dan anak pelaku," katanya.
 
Polisi memburu jaringan kelompok teroris Abu Hamzah, yang diduga akan melakukan aksi di Lampung dan wilayah Jakarta. Sebelumnya polisi juga menangkap seorang pria berinisial RIN alias Putra Syuhada di Panengahan Kedaton Bandar Lampung, pada Minggu 10 Maret.
 
Penangkapan terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Sibolga Sumut.
 
Berdasarkan keterangan polisi, Husain alias Abu Hamzah terduga teroris yang tertangkap di Sibolga Sumut sebagai bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). "Ya, pelaku Jaringan JAD yang berafiliasi dengan ISIS," kata Irjen M Iqbal.
 
"Densus sudah menjejaki kelompok ini beberapa waktu yang lalu. Seorang pelaku sudah ditangkap kemarin di Lampung. Densus lanjut mengembangkan ke Sibolga untuk menangkap tersangka lain jaringan Lampung tersebut".
 
Polisi menduga, terdapat sejumlah benda berbahaya yang disimpan di rumah terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Sibolga Sumut. Polisi pun masih bernegosiasi untuk membujuk istri dan anak terduga teroris Abu Hamzah menyerah kan diri.
 
"Saat ini kami masih bernegosiasi. Petugas belum masuk ke dalam rumah tersangka karena diduga di dalamnya terdapat benda-benda berbahaya. Intinya kami meminimalisir korban," tambah M Iqbal.
 
Abu Hamzah sendiri ditangkap oleh Tim Densus 88 pada pukul 14.23 WIB, sedangkan bom meledak sekitar pukul 14.50 WIB ketika polisi hendak menggeledah rumah terduga teroris tersebut. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,