20 Perempuan Malam Terjaring Operasi Pekat Satpol PP Cianjur

20 Perempuan Malam Terjaring Operasi Pekat Satpol PP Cianjur

Sejumlah perempuan yang diringkus dalam Operasi Pekat Satpol PP Cianjur. (foto - ist)

Cianjur - Satpol PP Kabupaten Cianjur menjaring sedikitnya 20 perempuan malam saat menggelar operasi Pekat (penyakit masyarakat), Selasa 12 Maret malam. Namun, hanya 8 perempuan yang terbukti melanggar dan berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK).
 
Anggota Satpol PP menyisir di beberapa titik. Antara lain Kecamatan Pacet, Sukaluyu dan Cianjur. Sasarannya pelanggar Perda Kemaksiatan dan Pemberlakuan jam malam di Cianjur.
 
Plt Kasatpol PP Cianjur Muzani Saleh melalui Kasi Penyelidikan, Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Cianjur Heru Haerul Hakim mengatakan, ada 20 orang yang diamankan petugas. Namun, 12 orang tidak terbukti melakukan pelanggaran.
 
Sedangkan delapan orang lainnya terbukti sehingga dilakukan proses penyidikan. "Razia pekat akan gencar dilakukan untuk meminimalisir adanya kegiatan yang menyimpang di wilayah Cianjur," kata Heru, Rabu (13/3/2019).
 
Ia mengatakan, semua yang terjaring operasi pekat langsung didata oleh Satpol PP untuk diberikan pembinaan, agar tidak berkeliaran lagi ke jalan atau berada di warung remang-remang.
 
"Bagi mereka yang terbukti melakukan pelanggaran akan dilakukan pembinaan, dan akan dikirim ke panti sosial di Sukabumi, untuk diberikan pembinaan dan pembekalan," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,