6 orang satu keluarga Kanada jadi korban Ethiopian Airlines

6 orang satu keluarga Kanada jadi korban Ethiopian Airlines

Foto keluarga yang 6 orang di antaranya jadi korban meninggal jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines. (foto - Canadian Press)

Ottawa - Sedikitnya 18 warga Kanada  termasuk di antara 157 korban tewas dalam kecelakaan pesawat  Ethiopian Airlines yang jatuh di dekat Addis Ababa. Enam orang di antaranya berasal dari satu keluarga.
 
Sebagaimana dilansir media Kanada CBC News, informasi tersebut didapatkan dari Dewan Sekolah Distrik Peel. Sementara dua dari enam anggota keluarga tersebut berstatus sebagai pelajar.
 
Satu keluarga yang tewas tersebut, antara lain dua orang pelajar masing-masing Anushka Dixit (13) dan Ashka Dixit (14), orangtuanya Kosha Vaidya (37) dan Prerit Dixit (45). Serta nenek-kakek pelajar tersebut yang bernama Pannagesh Vaidya (73) dan Hansini Vaidya (67). "Ini merupakan situasi yang sangat tragis khususnya bagi keluarga itu," kata Walikota Brampton, Patrick Brown dalam pernyataannya.
 
Menurut Brown, sejauh ini pihaknya akan terus mengupdate mengenai kondisi keenam korban tersebut. Pihaknya juga akan mengupayakan bantuan yang mungkin bisa diberikan oleh warga kepada keluarga tersebut.
 
"Tragedi ini telah membawa kesedihan yang luar biasa khususnya bagi seluruh siswa dan staf di Sekolah Menengah Chinguacousy," demikian pernyataan dari pihak sekolah.
 
Sebelumnya, CEO Ethiopian Airlines mengatakan penerbangan pesawat Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan ET 302 tersebut, mengangkut penumpang yang berasal lebih dari 30 negara.
 
Ia merinci pesawat nahas itu mengangkut 32 warga Kenya, 18 warga Kanada, 8 warga Ethiopia, 8 warga Italia, 8 warga Cina, 8 warga AS, 7 warga Inggris, 7 warga Perancis, 6 warga Mesir, 5 warga Belanda, 4 warga India, 4 warga Slovakia, 3 warga Austria, 3 warga Swedia, 3 warga Rusia, 2 warga Maroko, 2 warga Spanyol, 2 warga Polandia dan dua warga Israel.
 
Sementara itu, terdapat 11 negara yang seorang warganya turut menjadi korban meninggal dalam pesawat tersebut. Di antaranya Belgia, Somalia, Norwegia, Serbia, Togo, Mozambik, Rwanda, Sudan, Uganda, Yaman serta Indonesia. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,