OJK Perhatikan Potensi Kelautan

OJK Perhatikan Potensi Kelautan

Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad.(Foto:Net)

Jakarta - Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengatakan sektor jasa keuangan perlu meningkatkan penyaluran kredit dan pembiayaan kepada pelaku ekonomi bidang kemaritiman untuk meningkatkan potensi kelautan Indonesia.

"Akses keuangan nelayan harus ditingkatkan sehingga potensi kelautan dapat memberikan manfaat yang semakin besar kepada seluruh masyarakat," katanya dalam diskusi bertajuk Meningkatkan Peran Strategis Sektor Jasa Keuangan Dalam Mendukung Akselerasi Pembangunan Kemaritiman di Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Ia mengatakan industri perbankan, industri keuangan non bank, dan pasar modal memiliki peran vital untuk mendukungi pertumbuhan ekonomi terutama kesejahteraan nelayan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di bidang kelautan.

Peningkatan modal terhadap usaha nelayan dan perikanan akan meningkatkan potensi kelautan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat seperti memberikan keuntungan finansial dan membuka lapangan kerja.

Berdasarkan data Kementrian Kelautan dan Perikanan pada 2012, katanya, potensi perikanan Indonesia adalah terbesar di dunia sekitar 65 juta ton per tahun, namun hanya sekitar 15,2 juta ton atau 23 persen yang dimanfaatkan.

"Masih sangat besar potensi di bidang kelautan, khususnya perikanan yang dapat dibiayai oleh industri jasa keuangan kita," tuturnya.

Ia mengatakan penyaluran kredit perbankan terhadap usaha nelayan masih rendah sehingga usaha perikanan sulit berkembang.

Laporan industri perbankan per September 2014, katanya, menyebutkan jumlah kredit perbankan untuk bidang kemaritiman sebesar Rp67,33 triliun atau sekitar 1,85 persen dari total keseluruhan kredit perbankan sebesar Rp3.561 triliun.

Ia juga mengatakan masih sedikit perusahaan pembiayaan fokus menyalurkan dana atau modal di bidang kemaritiman.

Untuk itu, pihaknya mengimbau agar sektor jasa keuangan memprioritaskan pemberian kredit dan modal bagi pelaku ekonomi kemaritiman khususnya nelayan pada Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun depan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan pihaknya akan mendorong sinergi seluruh elemen sektor jasa keuangan dalam memberikan kontribusi dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan di bidang ekonomi, khususnya ekonomi kemaritiman. (AY)

.

Categories:Perbankan,