Gempa Lombok, 499 Rumah Warga Rusak Tiga Orang Tewas

Gempa Lombok, 499 Rumah Warga Rusak Tiga Orang Tewas

Salah satu rumah warga yang rusak diterjang gempa Lombok. (foto - Sutopo_PN)

Lombok - Guncangan  gempa  yang  berpusat di  Lombok Timur Nusa Tenggara Barat  (NTB)  menyebabkan sebanyak 499 rumah warga rusak. Kategori kerusakan mulai dari rusak ringan hingga sedang.
 
"Sebanyak 499 unit rumah rusak sedang dan ringan," demikian keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam akun Twitter-nya, @Sutopo_PN, Minggu (17/3/2019).
 
Sementara itu, jumlah rumah warga yang rusak berat atau roboh sebanyak 32 unit. Gempa yang melanda Lombok Timur awalnya berkekuatan 5,2 SR, kemudian kembali menerjang 5,4 SR. "Dampak gempa 5,4 SR di Lombok Timur 32 unit rumah roboh," katanya.
 
Diketahui, gempa itu juga menyebabkan longsor di kawasan Air Terjun Tiu Kelep Desa Senaru Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Sebanyak 40 wisatawan asing dilaporkan terjebak di lokasi, mayoritas warga negara Malaysia dan tiga di antaranya tewas.
 
Seperti diketahui, korban tewas akibat longsor di air terjun Tiu Kelep dua orang. Namun belakangan  bertambah menjadi tiga orang. Korban terakhir belum diketahui identitasnya. "Satu korban ditemukan dalam kondisi terjepit batu di sekitar lokasi air terjun, tapi identitasnya belum diketahui," kata juru bicara Kantor SAR Mataram I Gusti Lanang Wisnuwandana.
 
Dua korban tewas sebelumnya diketahui bernama Tomy (14), warga Senaru Kabupaten Lombok Utara dan wisatawan asing dari Malaysia bernama Tai Sieu Kim (56). Diduga, korban terakhir warga negara Malaysia.
 
Lanang menambahkan, tim SAR gabungan kesulitan mengevakuasi korban yang masih terjepit bebatuan besar karena hujan deras. Kondisi cuaca kurang bersahabat dikhawatirkan akan menimbulkan longsor susulan, sehingga seluruh tim diminta naik dan meninggalkan lokasi air terjun Tiu Kelep.
 
"Sekitar pukul 18.30 Wita, seluruh tim SAR gabungan sudah berada di pintu masuk air terjun. Mereka menginap di sekitar lokasi sambil membahas upaya evakuasi korban dan pencarian lanjutan, untuk memastikan tidak ada korban lainnya," tegasnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,