Puluhan Mobil yang Akan Masuk Balaikota Bandung 'Diusir'

Puluhan Mobil yang Akan Masuk Balaikota Bandung 'Diusir'

Walikota Bandung Oded M Danial memperlihatkan tempat sampah di mobil yang masuk ke balaikota. (foto - prfmnews)

Bandung - Sedikitnya  53   kendaraan  tak  diperkenankan  masuk  ke  lingkungan  balaikota  Jalan  Wastukancana  nomor 2 Bandung. Sementara 229 mobil lainnya diperkenankan masuk untuk parkir di lingkungan kantor Walikota Bandung.
 
"Puluhan mobil itu tidak diperbolehkan masuk karena tidak menyediakan tempat sampah. Demikian juga, yang tidak memiliki atau memasang stiker lolos uji emisi tidak boleh masuk ke lingkungan Balaikota," kata Walikota Bandung Oded M Danial, kepada wartawan, Senin (18/03/2019).
 
Oded berharap, kebijakan yang sejatinya sudah diberlakukan sejak lama itu mampu berkontribusi terhadap program perbaikan untuk lingkungan hidup. "Kebaikan ini dimulai kembali dari Balaikota, dari para ASN yang nantinya bisa diikuti oleh warga Bandung," katanya.
 
Mengenai sanksinya, memang sekarang ini hanya imbauan. Namun, untuk selanjutnya bisa kita kenakan sanksi pelanggaran Perda. Pemkot Bandung sendiri sudah memiliki Perda Nomor 09 Tahun 2018, tentang Pengelolaan Sampah.
 
Dalam Pasal 51 ayat 1 huruf b berbunyi "setiap kendaraan roda empat diwajibkan untuk memiliki fasilitas tempat sampah di dalam kendaraan". Di dalam Perda itu, sanksi yang dikenakan bagi pelanggar sebesar Rp 500.000, sedangkan di Perda K3 sanksinya Rp 250.000.
 
Di lokasi, sejak pukul 07.00 hingga 08.00 WIB selama sekitar satu jam, petugas Satpol PP bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung secara teliti melakukan pemeriksaan, terutama ketersediaan tempat sampah di mobil.
 
Mereka yang terbukti tidak melengkapi tempat sampah di dalam mobilnya, langsung diarahkan kembali keluar dan tidak diperbolehkan masuk. Kegiatan itu akan dilakukan hingga Rabu 20 Maret 2019 mulai pukul 06.00 – 09.00 WIB.
 
Sementara itu, Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung Sofyan Hernadi mengatakan, peraturan itu sebenarnya sudah lama ada sehingga pihaknya kembali mengingatkan program itu.
 
Untuk itu, sekitar 15 petugas berjaga untuk mengecek ketersedian tempat sampah di kendaraan.  "Sejumlah laporan yang masuk ke kami banyak kendaraan yang buang sampah ke jalan," katanya.
 
Ia menyebutkan, para pengendara mengaku lupa belum menyediakan tempat sampah di mobilnya, padahal sebenarnya aturan itu sudah berlaku sejak lama. "Intinya kami mengingatkan kembali,"tegas Sofyan. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,