4 Masjid di Birmingham Inggris Diserang Orang Tak Dikenal

4 Masjid di Birmingham Inggris Diserang Orang Tak Dikenal

Polisi selidiki perusakan salah satu masjid di pusat Kota Birmingham Inggris. (foto - Mirror)

Birmingham - Sedikitnya empat masjid yang berada di pusat Kota Birmingham Inggris diserang dan dirusak oleh seorang pria tak dikenal, pada Rabu tengah malam.
 
Petugas penanggulangan terorisme tengah menyelidiki insiden yang terjadi di empat lokasi berbeda di utara Birmingham itu. Kepolisian West Midlands mendapat laporan penyerangan pada Kamis dinihari waktu setempat.
 
Warga melaporkan, seorang pria menghancurkan jendela dengan palu godam di salah satu tempat ibadah. Tak lama, polisi mendapat laporan serupa di masjid lain, tidak jauh dari lokasi pertama. Polisi langsung mengerahkan patroli dan menyelidiki kerusakan pada kedua masjid itu.
 
"Sejauh ini, kami belum mengetahui mengenai motif dari serangan kemarin malam," kata Kepala Kepolisian West Midlands, Dave Thomson, Kamis (21/3/2019). "Apa yang bisa saya katakan, pasukan dan unit anti-terorisme bekerja sama untuk menemukan siapa yang bertanggung jawab".
 
Berdasarkan keterangan aparat, penyerangan di empat masjid itu hingga kini dianggap "saling berkaitan. Insiden itu terjadi sepekan setelah teror penembakan di dua masjid di Kota Christchurch Selandia Baru, pada 15 Maret. Insiden itu menewaskan 50 jemaah dan melukai 50 lainnya yang saat kejadian tengah ibadah salat Jumat.
 
Sejak insiden di Kota Christchurch Selandia Baru, Kepala Kepolisian Nasional Inggris menyatakan telah mengerahkan patroli di sekitar masjid-masjid di negara itu.
 
Patroli itu juga dilakukan menyusul laporan kelompok anti-rasisme di Inggris, yang memperingatkan peningkatan sentimen anti-Islam atau Islamophobia dan aktivitas ekstremis sayap kanan.
 
Hasil jajak pendapat yang dirilis yayasan Hope Not Hate memaparkan sepertiga warga Inggris melihat Islam sebagai "umumnya ancaman terhadap hidup orang Inggris".
 
Seorang imam masjid di Inggris Mohammed Mahmoud, mengaku mengalami pelecehan hingga diludahi pada pekan ini. Ketika itu, ia sedang dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara solidaritas untuk korban teror Selandia Baru. Ia sempat menjadi sorotan setelah melindungi pelaku teror di masjid London Utara pada 2017 lalu. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,