Berompi Tahanan, Joko Digiring Penyidik ke Rutan Polda Metro

Berompi Tahanan, Joko Digiring Penyidik ke Rutan Polda Metro

Joko Driyono kenakan rompi tahanan dibawa ke Rutan Polda Metro. (foto - detikcom)

Jakarta - Selesai jalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti match fixing (pengaturan skor) pertandingan sepakbola, eks Plt Ketum PSSI Joko Driyono tampak sudah  mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.
 
Joko Driyono tampak keluar dari ruangan penyidik gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Jakarta, Selasa (26/3/2019) sekitar pukul 00.15 WIB. Ia bersama penyidik Satgas Antimafia Bola berjalan menuju rumah tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.
 
Ketika dimintai tanggapan soal penahanannya, Joko pun tak mau berkomentar. Tangannya masuk ke saku celana dan pandangan matanya mengarah ke bawah. Sebelumnya, ia menjalani pemeriksaan sejak Senin 25 Maret pukul 10.00 WIB. Ia akan mendekam di Rutan Polda Metro Jaya selama 20 hari.
 
"Proses penyidikan terus berjalan, semoga kita bisa tuntaskan. Termasuk berkas perkara JD, yang dilakukan penahanan hari ini," kata Kasatgas Antimafia Bola Polri Brigjen Hendro Pandowo di Mabes Polri Jalan Trunojoyo Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
 
Joko Driyono dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan/atau Pasal 265 KUHP dan/atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal itu pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti, yang telah terpasangi police line.  (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,