Polisi Buru Pembunuh Calon Pendeta Melinda di OKI Sumsel

Polisi Buru Pembunuh Calon Pendeta Melinda di OKI Sumsel

Calon pendeta Melinda Zidem ditemukan tewas di areal kebun sawit PT PSM Kabupaten OKI Sumsel. (foto - Facebook)

OKI - Jajaran Polda Sumsel masih memburu pelaku pembunuhan sadis, yang menimpa calon pendeta Melinda Zidemi (24) dan penganiayaan kepada Nita Pernawan (11) yang berasal dari Pulau Nias.
 
Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi, jenazah Melinda Zidemi yang bernama asli Melindawati Zidoni itu ditemukan di areal kebun sawit PT PSM Divisi 3 Blok F 19 Dusun Sungai Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten OKI, pada Selasa 26 Maret sekitar pukul 04.30 WIB.
 
Pendeta tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan diduga diperkosa sebelum dihabisi pelaku. Pada awalnya, kedua korban berangkat dari Divisi 4 dengan menggunakan sepeda motor menuju ke Pasar Jeti sekitar pukul 17.00 WIB.
 
"Mereka kemudian pulang menuju kamp di Divisi 4, namun sebelum sampai tujuan tepatnya di Divisi 3, korban dihadang di jalan dengan cara jalan diblokir menggunakan batang kayu balok," kata Supriadi, Rabu (27/3/2019).
 
Ketika korban berhenti mereka dihampiri oleh dua orang pelaku, dengan ciri-ciri berbadan kurus dengan tinggi kurang lebih 165 cm. Mereka mengenakan baju hitam dan memakai sarung sebagai penutup wajah.
 
"Kedua korban dicekik dan tangan diikat dengan menggunakan karet bekas ban dalam motor. Korban Nita pingsan dan dibuang ke semak-semak di areal perkebunan sawit. Sementara korban Melinda juga dicekik hingga meninggal dunia," tambahnya.
 
Jenazah Melinda lalu diseret dan dibuang di TKP kedua yang berjarak lebih kurang 100 meter dari TKP pertama. Diduga, sebelum dibunuh Melinda diperkosa terlebih dahulu karena saat ditemukan oleh warga, korban tidak memakai celana dan baju dan bagian atas terbuka.
 
Kombes Pol Supriadi menambahkan, saat ini tim gabungan dari Polres OKI dan Polda Sumsel masih menyelidiki kasus itu untuk mengejar pelaku. Mereka pun akan mengorek keterangan dari saksi kunci, yakni NP yang lolos dari aksi pembunuhan.
 
"Sekarang kondisinya belum stabil, sehingga belum bisa diganggu karena trauma. Apalagi ia masih anak-anak," katanya. Berdasarkan keterangan perusahaan PT PSM, lokasi kejadian memang jauh dari lokasi permukiman warga.
 
Namun demikian, meski terbilang sepi lokasi itu terbilang aman. Tindak kejahatan pun baru kali ini terjadi di lokasi tersebut. "Jalannya memang sepi tapi tidak rawan kriminalitas. Menurut keterangan dari pihak perusahaan, kejadian kriminal baru kali ini," katanya.
 
Sejauh ini, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan visum terhadap korban. Polisi menyebutkan, pelaku ada dua orang yang diduga orang dekat dan tengah diburu oleh tim Satreskrim Polres OKI.  (Jr.)**
.

Tags:,