OTT KPK Jaring 7 Orang di Jakarta Termasuk Direksi BUMN

OTT KPK Jaring 7 Orang di Jakarta Termasuk Direksi BUMN

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. (foto - ist)

Jakarta - Sedikitnya 7 orang  dari  berbagai  unsur  terjaring  operasi tangkap  tangan  (OTT)  KPK di Jakarta. KPK menduga. ketujuh orang tersebut terlibat dalam transaksi haram, terkait distribusi pupuk melalui kapal.
 
Salah satunya merupakan direksi dari BUMN. "Unsur yang diamankan dalam OTT termasuk direksi BUMN, swasta," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Rabu (27/3/2019).
 
KPK menduga, mereka yang terlibat dalam transaksi haram. Suap yang terjadi tersebut bukan yang pertama. "OTT terkait transportasi pupuk dengan menggunakan kapal," katanya.
 
Sementara itu, seorang pejabat dari unsur direksi di BUMN terjaring OTT diketahui dari PT Pupuk Indonesia. "Unsur yang diamankan dalam OTT termasuk direksi BUMN, swasta," tegas Febri Diansyah.
 
Mereka ditangkap sejak sore hari. Namun demikian, Febri belum merinci siapa saja yang ditangkap tersebut. Selain itu, KPK juga belum menyebutkan berapa uang yang disita dari OTT itu.
 
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk melakukan pemeriksaan terhadap mereka yang ditangkap sebelum menentukan status hukumnya. Saat ini mereka yang terjaring OTT itu masih sebagai terperiksa.
 
Febri Diansyah menegaskan, sejauh ini tidak ada anggota DPR yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan malam tadi. "Dari tujuh orang diamankan tidak ada anggota DPR RI," katanya.
 
Adapun pihak yang ditangkap oleh lembaga antirasuah tersebut terdiri atas direksi BUMN, pihak swasta dan pengemudi. "Tiga unsur tersebut sehingga secara  keseluruhan mencapai tujuh orang,” tambah Febri. Sejauh ini, penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap ketujuh orang tersebut, yang diamankan dalam OTT. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,