Vanessa Dijebloskan ke Rutan Medaeng 20 Hari ke Depan

Vanessa Dijebloskan ke Rutan Medaeng 20 Hari ke Depan

Vanessa Angel dikawal petugas dibawa ke Rutan Klas I Surabaya di Medaeng Sidoarjo. (foto - ist)

Surabaya - Vanessa  Angel   akhirnya   dijebloskan  ke  Rutan  Klas  I  Surabaya  di  Medaeng   Sidoarjo  Jatim  setelah berkasnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Sebelumnya, Vanessa Angel sudah dinyatakan P21 atau lengkap oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.
 
Vanessa pun keluar dari ruangan pemeriksaan dengan didampingi sejumlah petugas. Ia langsung menuju kendaraan tahanan untuk diantar ke Medaeng. Vanessa tampak menggunakan baju merah tahanan Kejari Surabaya.
 
Berdasarkan keterangan Kepala Kejari Surabaya Teguh Darmawan menyatakan, Vanessa akan ditahan di Rutan Medaeng selama 20 hari hingga tanggal 17 April 2019. "Kita tahan selama 20 hari, hingga 17 April dititipkan di Medaeng," kata Teguh di Kejari Surabaya, Jumat (29/3/2019).
 
Ia menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejati Jatim untuk membentuk surat dakwaan hingga jaksanya. "Ini kan masih proses, jadi setelah ini kita akan tentukan jaksa yang juga melibatkan kejaksaan tinggi, nanti tim dari kejati membuat surat dakwaan. Nantinya akan dilakukan pelimpahan ke pengadilan," lanjutnya.
 
Vanessa Angel pun resmi mengenakan rompi warna merah terkait jadi tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Sekitar dua jam lebih Vanessa menjalani proses tahap II di kantor Kejari Surabaya di Jalan Sukomanunggal.
 
Vanessa Angel hanya terdiam dan tertunduk saat keluar dari Kejari Surabaya. Ia dikawal ketat oleh pihak kepolisian Polda Jatim dan dinyatakan telah pindah penahanan di Rutan Medaeng Sidoarjo.
 
Menurut Teguh Darmawan, pihaknya menerima pelimpahan Vanessa Angel beserta barang buktinya dari dari Polda Jatim. Terkait barang bukti yang diikutsertakan, antara lain uang tunai senilai Rp 35 juta.
 
"Ada satu lagi rekening koran, sedangkan untuk pasal yang disangkakan yakni  pasal 27 ayat 1 undang-undang ITE juncto 55 sama contoh 256 KUHP. Ada dua atau tiga pasal, pokoknya nanti semuanya Jaksa dari Kejati yang menanganinya," katanya.
 
Sementara itu Kasi Pidum Kejari Surabaya Didik Adyotomo menambahkan, pihaknya akan menyiapkan lima Jaksa dari Kejari dan dua dari Kejati Jatim. "Secara keseluruhan ada tujuh Jaksa yang akan menangani kasus tersebut," tegas Didik. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,