Vanessa Angel Jadi Saksi dalam Sidang Tertutup 2 Mucikari

Vanessa Angel Jadi Saksi dalam Sidang Tertutup 2 Mucikari

Sidang dua mucikari prostitusi online dengan saksi Vanessa Angel. (foto - Subscribes)

Surabaya - Vanessa  Angel  menjadi  saksi  kasus  prostitusi  online  dengan  terdakwa dua  mucikarinya, Endang Suhartini (ES) dan Tantri Novanta (TN).
 
Vanessa yang mengenakan rompi tahanan dan menggunakan masker enggan berbicara selama menuju ruang persidangan yang digelar di ruang Garuda Ii. Begitu pun dengan terdakwa TN yang juga enggan menjawab pertanyaan wartawan.
 
Sementara terdakwa ES saat ditanya terkait kesehatannya dan persiapannya mengikuti sidang, hanya menjawab dirinya sehat dan siap. "Sehat, siap," kata Endang kepada wartawan di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (1/4/2019).
 
Sidang yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut berlangsung tertutup. Sejumlah petugas PN Surabaya melarang wartawan masuk ke ruang sidang. "Ayo sudah, keluar sidang tertutup," kata petugas.
 
Sidang prostitusi online dengan dua terdakwa mucikari Vanessa Angel mengagendakan keterangan saksi. "Sidang akan digelar secara tertutup," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Novan Arianto. Namun, ia tidak mengatakan alasan kenapa sidang tertutup.
 
Dalam proses sidang tersebut pihaknya menghadirkan lima saksi. "Hari ini kami sudah memanggil tiga sampai lima saksi. Kami masih menunggu kehadirannya. Namun, yang pasti Vanessa Angel sudah siap memberikan keterangan sebagai saksi," kata Novan.
 
Mengenai soal saksi selain Vanessa, yakni Avriellia Shaqqila dan Rian Subroto, Novan mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat panggilan tersebut kepada yang bersangkutan.
 
"Avriellia sudah kami panggil, kemarin sudah kami kirim suratnya. Tadi kami panggil lewat telepon, tapi sulit dihubungi. Kami juga sudah panggil Rian Subroto, kami ikuti prosedural saja. Kami sudah panggil sebanyak tiga kali, kami akan berkoordinasi dengan penyidik terkait saksi Rian," tegas Novan.
 
Kasie Penkum Kejati Jatim Richard Marpaung mengatakan, sidang berlangsung tertutup karena menurutnya terdapat keterangan yang berbau asusila. "Namun nanti terserah hakim, yang punya kewenangan kan pengadilan," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,