Belum Ada Putusan Pengadilan Caleg Narkoba Bisa Dipilih

Belum Ada Putusan Pengadilan Caleg Narkoba Bisa Dipilih

Satuan Narkoba Polrestabes Bandung tangkap caleg Kota Bandung. (foto - ist)

Bandung - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung Suharti mengaku, pihaknya belum mendapat laporan resmi soall calon legislatif (Caleg) DPRD Kota Bandung dari Partai Gerindra yang tertangkap tersandung kasus narkoba.
 
Menurutnya, jika hingga hari H pemilihan belum ada keputusan berkekuatan tetap (inkrah) dari pengadilan, Caleg yang terjerat kasus narkoba akan tetap berada dalam surat suara dan tetap bisa dipilih.
 
"Selama keputusan inkrah dari pengadilan belum kita terima, kami masih menyatakan orang itu masih sah menjadi calon anggota legislatif. Kita kembalikan kepada masyarakat, apakah akan memilih orang itu untuk menjadi anggota legislatif," katanya.
 
Di massa pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg), KPU hanya memantau kelengkapan persyaratan yang diserahkan dari para partai politik. Sementara kelengkapan berkas individual, Bacaleg yang mendaftar diurus oleh partai masing-masing.
 
"Sebenarnya yang melakukan tes awal partai politik. Saat penyerahan berkas calon itu ada surat keterangan kesehatan, keterangan bebas narkoba. Ketika surat keterangan bebas narkoba belum kita dapatkan, berarti orang itu terbebas dari narkoba dan juga terlepas dari pernahnya terjerat kasus narkoba," katanya, Selasa (9/4/2019).
 
Jika Caleg yang terjerat kasus narkoba itu meraih banyak suara dan memenuhi syarat untuk memperoleh kursi DPRD Kota Bandung, Suharti menegaskan KPU tetap tak akan mengeluarkan usul kepada Gubernur untuk melantik Caleg itu.
 
Seperti diketahui, AM (40) seorang calon anggota legislatif (Caleg) wilayah Kota Bandung ditangkap Satuan narkoba Polrestabes Bandung di kawasan Buahbatu, pada  27 Maret 2019. Caleg titu ditangkap berdasarkan pengembangan kasus dari rekannya CRP (27) yang sebelumnya ditangkap. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,