Siswa SD Terpaksa Melewati Jalan Longsor di Kutawaringin

Siswa SD Terpaksa Melewati Jalan Longsor di Kutawaringin

Jalan longsor di Kampung Sindangsalam Desa Kutawaringin Tasikmalaya. (foto - ist)

Tasikmalaya - Jalan yang menghubungkan Desa Kutawaringin dan Tenjowaringin di Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya terputus, akibat diterjang longsor di Kampung Sindangsalam Desa Kutawaringin.
 
Selain mengganggu kegiatan warga sehari-hari, puluhan murid SD dan MI yang berlokasi tak jauh dari lokasi longsor terpaksa harus bertaruh nyawa, untuk melintasi sisa jalan di tebing bekas longsor sepanjang 50 meter setinggi  30 meter itu. Mereka mendapat pengawalan aparat saat menyeberang.
 
Relawan BPBD Desa Kutawaringin Dedi mengatakan, longsor terjadi akhir pekan lalu, akibat hujan deras yang mengguyur kawasan itu sebelumnya. "Saat kejadian, tidak ada kendaraan yang melintas. Jalan itu ambrol hingga 15 meter ke bawah," katanya.
 
Sejauh ini, puluhan murid SD dan MI terpaksa melintasi tebing bekas longsoran jika hendak berangkat dan pulang sekolah, meski berisiko terpeleset dan jatuh ke jurang. Pasalnya jika mengambil jalan alternatif harus memutar dengan jarak dua kali lipat jauhnya.
 
"Aparat kepolisian dan BPBD pun dikerahkan untuk menyeberangkan anak-anak sekolah, baik saat berangkat maupun pulang. Kondisi tebing bekas longsor memang cukup berbahaya jika dilintasi. Terlebih jurang ke bawah mencapai 15 meter," tegas Deni.
 
Kapolsek Salawu Iptu Dedi Hidayat mengatakan, pihaknya bersama dan warga terus membimbing murid menyeberangi tebing bekas longsor agar mereka bisa bersekolah. Warga diimbau tidak melintas karena kondisi lokasi yang berbahaya.
 
"Anak-anak kami bimbing agar bisa menyeberang. Sedangkan warga diminta tidak menyeberang dulu, sampai ada upaya dari pihak terkait membuat jalan darurat yang lebih aman. Hujan masih kerap turun dan membahayakan lokasi," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,