Mahasiswi Cantik Singaraja Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Mahasiswi Cantik Singaraja Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Ni Made Serli. (foto - ist)

Singaraja - Seorang  mahasiswi  salah  satu  universitas di  Singaraja  Ni Made  Serli  ditemukan  tewas  tergeletak di kamar kos di Singaraja Buleleng Bali, Kamis sekitar pukul  13.00 Wita. Sebelum ditemukan, korban menghilang selama empat hari.
 
Hilangnya korban membuat penasaran sahabatnya, Meli Triastuti. Awalnya Meli menghubungi korban, pada Senin 8 April. Curiga terhadap balasan yang diterimanya, akhirnya Meli mendatangi tempat kos korban di Jalan Wijayakusuma Banyuasri Singaraja.
 
"Rasa penasaran Meli Triastuti akhirnya membuatnya mencari ke tempat kos korban di Jalan Wijayakusuma Gang IV Nomor 1 Kelurahan Banyuasri Singaraja. Ternyata kamar kos korban dalam keadaan tertutup. Namun sepeda motor warna krem bernopol DK 2495 HC milik korban masih terparkir," kata Kapolres Buleleng AKBP Suratno, Kamis (11/4/2019).
 
Sejak Selasa 9 April, Meli dan teman-temannya mendatangi tempat kos korban. Hingga akhirnya Kamis 11 April, Meli dan temannya mencium bau menyengat dari dalam kamar kos korban. "Setelah dibuka menggunakan kunci yang ada di jendela luar kamar, tampak korban tergeletak," katanya.
 
 
Lokasi tempat kos Ni Made Serli Jalan Wijayakusuma Banyuasri Singaraja.
 
 
Penemuan jenazah Serli pun kontan membuat geger warga setempat. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran ke kerabat korban yang diduga sebagai pelaku. Dari TKP Unit Street Lion Polsek Kota dan Sat Reskrim Polres Buleleng berhasil mendapatkan keterangan, tentang dugaan korban meninggal yang diduga akibat adanya kekerasan.
 
Dalam waktu 3 jam, Unit Street Lion Polsek Kota dan Satreskrim Polres Buleleng berhasil mengamankan dan menangkap pelaku, yang ternyata merupakan teman dekat korban yang berinisial KIJ alias K.
 
Sejauh ini, polisi masih memeriksa motif pelaku melakukan pembunuhan terhadap mahasiswi tersebut. Jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Singaraja untuk mendapatkan hasil visum.
 
Menurut  AKBP Suratno, pelaku pacar korban dengan motif sementara karena cemburu, tapi kasus itu masih didalami. Polisi menunggu hasil otopsi dan keterangan sejumlah saksi. "Hanya butuh waktu tiga jam setelah jenazah korban ditemukan di kamar kosnya," tegas Suratno.
 
Pacar korban K ditangkap di Jalan Udayana Singaraja Bali. Pria bertato itu pun mengaku memang telah membunuh korban dengan cara mencekik. "Pengakuan awal korban dicekik," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,