Bus Bawa 55 Wisatawan Jerman Terjun di Madeira 29 Tewas

Bus Bawa 55 Wisatawan Jerman Terjun di Madeira 29 Tewas

Kecelakaan bus wisatawan Jerman di wilayah Kota Pesisir Canico Madeira Portugal. (foto - Associated Press)

Funchal - Sedikitnya 29  orang  tewas  dalam  kecelakaan  maut sebuah bus yang mengangkut puluhan wisatawan Jerman. Selain korban tewas, sebanyak 27 penumpang lainnya pun mengalami luka-luka, Rabu.

Dilansir Reuters, Kamis (18/4/2019) bus nahas tersebut membelok di jalan sempit yang curam di wilayah Pulau Madeira Portugal. "Bus membawa 55 penumpang, seorang pemandu wisata serta satu sopir, terbalik di daerah perumahan di Kota Pesisir Canico sekitar pukul 18.30 waktu setempat," sebut Walikota Madeira Portugal, Filipe Sousa.

Dilaporkan, pengemudi kehilangan kendali bus hingga akhirnya terjun dan terguling dekat sebuah rumah. "Saya tidak bisa berkata apa pun untuk menggambarkan apa yang telah terjadi. Saya tidak mampu menghadapi penderitaan orang-orang tersebut," katanya.

Seluruh wisatawan berasal dari Jerman. Diperkirakan, ada sejumlah pejalan kaki yang turut menjadi korban bus maut itu. "Anggota lain dari kelompok wisatawan Jerman yang sama berada di bus berbeda, yang tidak terlibat kecelakaan," kata juru bicara perlindungan sipil regional saat konferensi pers.

Korban luka dilarikan ke rumah sakit di Funchal, Ibukota Madeira. Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa melalui SIC TV mengatakan, sejumlah  korban merupakan warga Madeira namun sebagian besar berasal dari Jerman.

Menurut pejabat perlindungan sipil regional, wisatawan korban kecelakaan berusia antara 40 hingga 50 tahun. Kantor jaksa umum Portugal berencana menyelidiki insiden tersebut. Madeira merupakan tujuan wisata populer. Puncaknya selama musim panas, namun banyak pula pengunjungnya menjelang Paskah.

Perdana Menteri Portugal menyampaikan belasungkawa kepada Kanselir Jerman Angela Merkel melalui sebuah pesan. "Dengan sangat berat hati saya menerima informasi kecelakaan tragis di Madeira," cuit Costa di Twitter. "Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam bagi seluruh keluarga korban".

Sementara itu, juru bicara pemerintah Jerman, Steffen Seibert turut menyatakan kesedihannya di Twitter. "Kami turut sedih atas meninggalnya para korban dan kami turut mendoakan para korban selamat," demikian cuits Steffen. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,