Pengakuan Pembunuh Gadis dengan 27 tusukan di Makasar

Pengakuan Pembunuh Gadis dengan 27 tusukan di Makasar

Rosalina Komala Sari (18). (foto - ist)

Makassar - Kasus  pembunuhan  Rosalina  Komala  Sari  (18)  yang  ditemukan tewas di salah satu hotel di Jalan Toddopuli Makassar Sulsel, akhirnya terpecahkan setelah polisi menangkap pelaku. Indra Anugrah Saputra (22), yang menikam korban secara membabi buta hingga temannya itu tewas dengan luka 27 tusukan.
 
Menurut pengakuan Indra, dirinya murka saat korban mengumpatnya dengan kata-kata kasar. "Saya dibilangin kata-kata kasar," aku Indra seusai tertangkap Tim Jatanras Polrestabes Makassar. Setelah membunuh, pisau sangkur yang digunakan untuk menikam korban disimpan di bawah kasur kamar 209, tempat ia melancarkan aksinya.
 
Setelah itu Indra pun keluar dari hotel dengan membawa handphone korban serta motor matic yang digunakan korban menuju lokasi. "Handphonenya sudah saya jual, sedangkan motornya saya bawa ke rumah teman di Jalan Barukang," katanya.
 
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko menyatakan, saat penangkapan pelaku melakukan perlawanan hingga berusaha melarikan diri. Hal itu membuat polisi melakukan penembakan tepat di bagian betis pelaku hingga beberapa kali.
 
"Kami harus lakukan tindakan tegas karena yang bersangkutan melakukan perlawanan," tegas Indratmoko, Jumat (19/4/2019). Menurutnya, motif awal Indra menikam korban karena tersinggung dengan ucapan yang dilontarkan temannya itu.
 
Ucapan kasar korban sendiri bermula saat Indra gagal mendatangkan laki-laki yang telah memesan korban sebelumnya. Namun, sejauh ini polisi masih menyelidiki motif lain yang diduga mendasari Indra menghabisi nyawa korban.
 
Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara. Selain itu, Indra juga diangkakan pasal pencurian dengan pemberatan. "Pelaku disangkakan Pasal 338 KUHP, serta disangkakan Pasal 365," katanya.
 
Seperti diketahui, Indra Anugrah Saputra ditangkap personel Jatanras Polrestabes Makassar, pada Jumat dinihari di Jalan Galangan Kapal Kecamatan Tallo Makassar Sulawesi Selatan, seminggu setelah ia membunuh korban.
 
Indra ditangkap setelah polisi menemukan kesamaan dirinya dengan pria yang keluar dari hotel Benhil, tempat ia membunuh Kamis lalu melalui CCTV hotel. Selain itu, adanya sebuah tato bergambar berlian yang ada di betis Indra. (Jr.)**
.

Tags:,