Polisi Sri Lanka Menemukan 87 Detonator Bom di Dalam Bus

Polisi Sri Lanka Menemukan 87 Detonator Bom di Dalam Bus

Polisi Sri Lanka menemukan 87 detonator bom di falam bus. (foto - Reuters)

Kolombo - Sedikitnya 87 detonator bom ditemukan polisi Sri lanka di stasiun bus utama di ibukota Kolombo, Senin (22/4/2019). Temuan itu sehari setelah rangkaian bom gereja dan hotel, menewaskan 290 orang dan melukai sekitar 500 orang.
 
Sejauh ini, pasukan keamanan masih melakukan pencarian di seluruh wilayah Sri Lanka untuk menemukan orang-orang yang berada di belakang bom. Tidak ada grup yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
 
Sebelumnya, polisi juga sudah menangkap 24 orang, namun tidak merinci lebih jauh mengenai identitas pelaku. Pihak keamanan Sri Lanka telah menemukan dan menjinakkan bom kesembilan, dalam rangkaian serangan di Ibukota Kolombo.
 
Bom berupa pipa sepanjang sekitar 180 cm tersebut ditemukan di Bandara Internasional Colombo, Sri Lanka. "Sebuah pipa PVC dengan panjang 1,8 meter yang berisi bahan peledak ditemukan di jalan dekat Bandara Internasional Mattala Rajapaksa,” kata Juru Bicara Angkatan Udara, Gihan Seneviratne.
 
Fasilitas tersebut segera ditutup dan Angkatan Udara melanjutkan untuk menjinakkan bom itu dalam ledakan yang terkendali. Delapan ledakan dilaporkan terjadi di Sri Lanka, termasuk di tiga gereja di Negombo, Batticaloa dan Kochchikade di Kolombo ketika dilangsungkan perayaan Paskah.
 
Serangan bom itu juga menyasar sedikitnya empat hotel, termasuk tiga hotel mewah di ibukota, yakni Hotel Shangri-La, Kingsbury dan Cinnamon Grand. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,