Terlambat Buat Akta kelahiran, Didenda Rp 50 Ribu

Terlambat Buat Akta kelahiran, Didenda Rp 50 Ribu

ilustrasi

Bogor- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor akan memberikan denda Rp 50 ribu bagi pembuatan akta kelahiran setelah lewat 60 hari masa kelahiran.
 
"Denda Rp 50 ribu itu ada disini. Jika masyarakat membuat akta kelahiran melewati 60 hari setelah masa kelahiran," kata Dr.H.Oetje Subagdja SP, Kepala Discatpil Kabupaten Bogor, Jumat (28/11/2014).
 
Denda itu sesuai dengan Peraturan Daerah No 9 Tahun 2009 tentang Kependudukan. Perda ini, mengatur semua proses pencatatan kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kabupaten Bogor.
 
Ia menjelaskan bahwa denda Rp50 ribu akan diberikan kepada masyarakat jika membuat akta kelahiran lebih dari 2 bulan atau 60 hari setelah masa kelahiran. Uang denda yang diperoleh dari masyarkat akan masuk ke kas daerah untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
 
"Syarat untuk pembuatan akta sama dengan pembuatan akta kelahiran normal. Tidak ada tambahan lain selain pembayaran denda," katanya.
 
ia menjelaskan masyarakat tinggal mengisi formulir permohonan membuat akta kelahiran. Memiliki surat keterang lahir dari desa dan sumah sakit atau bidan saat melahirkan.
 
Setelah itu persiapkan foto copi Kartu Tanda Penduduk (KTP), foto copi Kartu Keluarga (KK), foto buku nikah yang sudah dilegalisir KUA, foto copi KTP pelapor, foto copi KTP dua orang saksi dan tanda tangan. Jika di kuasakan penerima, penerima kuasa harus memiliki surat kuasa dari pemohon.
 
Lain lagi dengan masyarakat yang ingin melakukan perbaikan akta kelahiran. Ia menjelaskan pemohon harus membuat surat pernyataan di bawah materai dan diketahui oleh Desa atau Kelurahan.
 
Setelah itu, masyarakat bisa membuat akta kelahiran di Discatpil Kab.Bogor. (AY)
.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,