Geledah 3 Lokasi di Tasikmalaya, KPK Sita Dokumen Proyek

Geledah 3 Lokasi di Tasikmalaya, KPK Sita Dokumen Proyek

KPK geledah tiga lokasi di Tasikmalaya terkait kasus dengan tersangka Walikota Tasikmalaya Budi Budiman. (foto - ist)

Jakarta - Penyidik  KPK  melakukan  penggeledahan  di  tiga  lokasi  di  Kota  Tasikmalaya,  terkait kasus dengan tersangka Walikota Tasikmalaya Budi Budiman. Ketiga lokasi itu yakni kantor Dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan RSUD Tasikmalaya.
 
"Ya, ada lanjutan penggeledahan di Tasikmalaya di tiga lokasi, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan RSUD Tasikmalaya," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019).
 
menurut Febri, KPK menyita sejumlah dokumen dan data elektronik. Namun, ia tak menjelaskan detail proyek apa yang dimaksud. "Penyidik menyita sejumlah dokumen anggaran dan proyek serta sejumlah data elektronik," katanya.
 
Sebelumnya, KPK menyatakan Budi sudah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka Budi tersebut terkait dengan kasus suap eks Pejabat Kemenkeu Yaya Purnomo. "Ya benar sudah jadi tersangka," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Rabu 24 April.
 
Namun demikian, Basaria belum menjelaskan secara detail mengenai pasal yang menjerat atau disangkakan terhadap Budi. KPK bakal mengumumkan secara detail kasus yang menjerat Budi pada Jumat 26 April ini.
 
Seperti diketahui, Budi Budiman pernah diperiksa sebagai saksi dalam proses penyidikan kasus suap Yaya. Saat itu Budi mengaku ditanya soal proposal APBD 2018. Ia juga pernah menjadi saksi dalam persidangan Yaya. Saat itu Budi mengaku tak memberi suap terkait usul anggaran.
 
Dalam tuntutan Yaya, Budi disebut memberi uang Rp 700 juta kepada Yaya. uang tersebut kemudian disebut dibagikan Yaya kepada Wabendum PPP Puji Suhartono dan seorang bernama Rifa Surya.
 
Yaya sendiri sudah divonis bersalah menerima suap dan gratifikasi. Ia diganjar hukuman 6,5 tahun penjara, dengan denda Rp 200 juta subsider 1 bulan kurungan.  (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,