Ciliwung Meluap, 5 Kecamatan di Jaksel & Jaktim Terendam

Ciliwung Meluap, 5 Kecamatan di Jaksel & Jaktim Terendam

Banjir di Kelurahan Balekambang Jakarta Timur. (foto - BPBD Jakarta)

 
Jakarta - Sungai  Ciliwung  meluap  merendam  sejumlah  wilayah di kawasan  Jakarta  Selatan  (Jaksel)  dan Jakarta Timur (Jaktim) tergenang. Sedikitnya 3 kecamatan di Jaksel dan 2 kecamatan di Jaktim diterjang banjir meliputi 17 titik, Jumat (26/4/2019).
 
Berdasarkan informasi dari Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan, sedikitnya ada 17 RW yang terdampak. Di Jakarta Selatan, air merendam wilayah Kelurahan Pejaten Timur dengan ketinggian air 150-170 cm.
 
Sementara di Kelurahan Srengseng Sawah dengan ketinggian air 30 cm, Kelurahan Lenteng Agung dengan ketinggian air 50 cm, Kelurahan Pengadegan 35 cm serta Kelurahan Rawajati dengan ketinggian air 30 cm.
 
Di Jakarta Timur, banjir menggenang di Kelurahan Balekambang dengan ketinggian air 70 cm, Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian air 35 cm, Kelurahan Cawang dengan ketinggian air 30-100 cm dan Kelurahan Kampung Melayu dengan ketinggian air 40-80 cm.
 
Seperti diketahui, wilayah Bogor dan sekitarnya diguyur hujan deras sejak Kamis 25 April malam hingga menyebabkan kenaikan air di Bendung Katulampa. Sebelumnya sempat berada di status siaga 1 dengan ketinggian 250 cm, pada Jumat pagi pukul 06.00 WIB sudah ada penurunan tinggi muka air menjadi 90 cm dengan status siaga 3.
 
Pihak BPBD DKI Jakarta menyebutkan, pada pukul 07.00 WIB terdapat 17 titik banjir di Jaksel dan Jaktim. Setidaknya, ada 3 kecamatan di Jaksel dan 2 kecamatan di Jaktim yang banjir, dengan ketinggian rata-rata 20 cm-170 cm.
 
Banjir di Kelurahan Pengadegan membuat 23 KK dengan 92 jiwa harus mengungsi karena rumahnya terendam banjir. "Sebagian warga di RT 07 dan 08 RW 01 Kelurahan Pengadegan mengungsi di Rusun Pengadegan Jaksel," sebutnya.
 
Jakarta - Sejumlah wilayah di Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur (Jaktim) tergenang banjir pagi ini. Banjir akibat dari BPBD DKI memastikan, tidak ada korban jiwa dari bencana banjir itu. Pihaknya pastikan terus memenuhi kebutuhan warga yang terdampak banjir.
 
Selain iu, petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) dibantu pasukan oranye masih melakukan penanganan. Petugas BPBD DKI juga telah melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan kelurahan terdampak. Juga memberikan peringatan dini kepada masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung. "Pompa yang telah disiapkan Dinas SDA sebanyak 133 unit pompa mobiledan 465 unit pompa stasioner, yang tersebar di sebanyak 164 lokasi," katanya. (Jr.)**

 

.

Categories:Nasional,
Tags:,