Bank bjb Salurkan Kredit Mikro Kuartal I - 2019 Rp 5,5 Triliun

Bank bjb Salurkan Kredit Mikro Kuartal I - 2019 Rp 5,5 Triliun

Bank bjb umumkan kinerja keuangan Perseroan Triwulan I 2019 di Jakarta, Jumat 26 April 2019. (foto - bjb)

Jakarta - Bank bjb berhasil menaikkan penyaluran kredit mikro yang mengalami pertumbuhan 11,1 persen atau mencapai sebesar Rp 5,5 triliun.
 
Secara keseluruhan kredit yang disalurkan Bank bjb tercatat Rp 75,8 triliun, berhasil tumbuh sebesar 6,2 persen. Kualitas kredit terjaga dengan baik dengan rasio kredit bermasalah (NPL) di level 1,68 persen, lebih baik dibandingkan rasio NPL rata-rata industri perbankan 2,59 persen.
 
Dari sisi penghimpunan dana, Bank bjb berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 90,2 triliun, yang didorong dari pertumbuhan tabungan 8,8 persen. Sehingga rasio CASA naik dari 46,3 persen menjadi 48,8 persen.
 
"Pada triwulan I 2019 ini kami mencatatkan laba bersih sebesar Rp 421 miliar, dengan total aset Rp 117,7 triliun," kata Agus Mulyana, selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko yang melaksanakan tugas Direktur Utama saat mengumumkan kinerja keuangan Perseroan Triwulan I 2019 di Ballroom Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, Jumat (26/4/2019).
 
"Kami bertekad untuk selalu meningkatkan dan mempertahankan kinerja perseroan, serta selalu siap untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah dan turut membangun perekonomian daerah," katanya.
 
Selain sektor UMKM, Bank bjb juga mendukung pembangunan ekonomi di daerah maupun nasional melalui pembiayaan kepada sektor infrastruktur. Ini sejalan dengan target pemerintah untuk memprioritaskan dua sektor tersebut.
 
Disebutkan, Bank bjb juga memprioritaskan proyek berskala nasional seperti pembangunan jalan tol, pembangunan pelabuhan baru, penyediaan air minum dan proyek pembangunan bendungan serta jaringan irigasi  di wilayah Jabar dan Banten.
 
Untuk mengakselerasi hal itu, Bank bjb berkolaborasi dengan BUMD-BUMD lain di wilayah Jabar dan Banten agar program pemerintah dapat segera direalisasikan. Dalam perannya selaku bank pembangunan, Bank bjb terus mendukung program pemerintah, termasuk mendorong pembiayaan UMKM.
 
Diketahui, perekonomian Jabar salah satunya ditopang oleh meningkatnya sektor UMKM. Peningkatan pertumbuhan kredit di sektor UMKM  dilakukan melalui beberapa strategi. Antara lain program One Village One Company (OVOC) dengan memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), termasuk meningkatkan akses perbankan di masyarakat pedesaan.
 
Hal itu dilakukan melalui layanan Laku Pandai, program kemitraan dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat, memperkuat sinergi melalui kerjasama dengan BPR dan Lembaga Keuangan Mikro, serta program lainnya yang dapat mendorong pertumbuhan sektor UMKM. (Jr.)**
.

Categories:Perbankan,
Tags:,