Bupati Talaud ditetapkan tersangka Suap revitalisasi 2 Pasar

Bupati Talaud ditetapkan tersangka Suap revitalisasi 2 Pasar

KPK resmi menetapkan Bupati Talaud sebagai tersangka kasus suap. (foto - ist)

Jakarta - Komisi  Pemberantasan  Korupsi  (KPK)  akhirnya  meningkatkan status  Bupati Kepulauan  Talaud Sulawesi Utara, Sri Wahyumi Maria Manalip menjadi tersangka. KPK resmi menetapkan Sri Wahyumi sebagai tersangka, dalam kasus suap revitalisasi dua pasar di wilayah Kepulauan Talaud Sulut.
 
"Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka. Diduga sebagai penerima SWM, yakni Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Periode 2014-2019," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di gedung KPK Kuningan Jakarta, Selasa (30/4/2019) malam.
 
Selain Sri Wahyumi, KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya terkait kasus tersebut. Keduanya adalah seorang anggota timses Bupati Kepulauan Talaud berinisial BNR, dan seorang pengusaha diduga pemberi suap berinisial BHK.
 
"BNR adalah tim sukses Bupati dan dia juga seorang pengusaha. Sebagai pemberi adalah BHK, yakni adalah pengusaha," kata Basaria. Selain itu, tim penindakan KPK juga menyita uang ratusan juta rupiah, dan beberapa barang berharga milik Sri Wahyuni.
 
"Kami mengamankan sejumlah barang dan uang dengan total nilai lebih dari Rp 500 juta. Ada dua tas bernilai lebih dari Rp 100 jutaan, satu jam tangan dengan harga Rp 200 juta, sedangkan sisanya anting dan cincin berlian," tambah Juru Bicara KPK Febri Diansyah.
 
Menurut Febri, barang bukti itu diduga pemberian dari seseorang terkait dengan proyek pembangunan pasar di Kabupaten Kepulauan Talaud. Kemungkinan, itu pun bukan yang pertama. "Kami menduga ada pemberian sebelumnya yang sudah terealisasi," tegas Febri. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,