Ancam Sebar Foto Bugil, Pria Magelang 'Garap' Gadis 16 Thn

Ancam Sebar Foto Bugil, Pria Magelang 'Garap' Gadis 16 Thn

Gadis 16 Tahun diperkosa pria asal Magelang. (foto - ilustrasi)

Sleman - Jajaran  Polsek  Ngaglik  menangkap  NA  (Endung), warga Dusun  Krajan  Desa  Balerejo  Kaliangkrik  Kabupaten Magelang, pada Sabtu 27 April 2019. Pria berusia 23 tahun itu ditangkap karena memperkosa seorang gadis di bawah umur, berinisial AN (16) warga Magelang.
 
Kapolsek Ngaglik Kompol Danang Kuntadi menyebutkan, kronologi kejadian bermula saat pelaku berkenalan dengan korban di media sosial Facebook akhir 2018. Setelah berkenalan dan saling kirim pesan, keduanya bertukar kontak WhatsApp.
 
"Setelah berkomunikasi dengan korban sekitar satu setengah bulan, pelaku meminta video call dengan korban. Di video call itulah pelaku merayu meminta korban untuk tak mengenakan pakaian. Saat korban bugil, pelaku men-screenshot atau mengambil tangkapan layar adegan iyu,” kata Danang. 
 
Selang beberapa hari lanjutnya, pelaku mengajak korban untuk bertemu. Ketika itu, korban dibonceng pelaku menuju rumah kosong di kawasan Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman.
 
"Di rumah kosong tersebut pelaku memperkosa korban. Pelaku mengancam korban kalau tidak mau menuruti keinginannya, akan menyebarkan gambar hasil screenshot itu. Karena takut, korban terpaksa mengiyakan permintaan pelaku," tegas Danang.
 
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ngaglik Iptu Budi Karyanto menyatakan, perkosaan tersebut dilakukan pelaku sebanyak dua kali dengan ancaman yang sama.
"Karena tidak tahan dengan ancaman pelaku, korban akhirnya melapor. Mendapat laporan itu, kami lakukan penyelidikan hingga pada pelaku berhasil ditangkap di Magelang," kata Budi.
 
Dari penangkapan, peugas menyita barang bukti berupa satu unit smartphone yang berisi percakapan antara korban dengan pelaku, pakaian yang dikenakan pelaku saat berhubungan badan dengan korban, serta satu unit sepeda motor yang digunakan.
 
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku harus mendekam di Mapolsek Ngaglik diancam Pasal 285 KUHP dan Pasal 76 huruf e Undang-Undang perlindungan anak nomor 17 tahun 2016, dengan ancaman hukuman 8 tahun bui. (Jr.)**
.

Tags:,