Vanessa Sumpah Serapah Mengaku Dizalimi Bunuh Aja Aku

Vanessa Sumpah Serapah Mengaku Dizalimi Bunuh Aja Aku

Vanessa Angel saat akan menjalani persidangan di pengadilan negeri Surabaya. (foto - ist)

Surabaya - Vanessa  Angel  akhirnya  buka suara terkait kasus yang melilitnya. Vanessa mengatakan hal itu setelah selesai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.
 
"Capek dibohongi dan dizalimi, lebih baik bunuh saja," kata Vanessa sambil berjalan menuju ke ruang Tahanan Pengadilan Negeri Surabaya di Jalan Arjuno, Kamis (2/5/2019).
 
Ditanya mengenai siapa yang menzalimi dirinya, Vanessa menjawab dengan nada lirih kepada awak media. "Kalau tidak ada yang bisa tolongin aku, bunuh aja aku nggak pa..pa," kata Vanessa sembari terus berjalan.
 
Selama menuju ruang tahanan, Vanessa didampingi kuasa hukumnya Abdul Malik, dan perempuan yang diduga keponakannya. "Alasa dia merasa dizalimi karena kita kan orang hukum, orang hukum kan berdasarkan fakta di persidangan. Untuk itu kita minta peralihan tahanan. Karena inikan sudah rekasaya. Digital forensiknya juga tidak ada," sebut Malik.
 
Ia juga menjelaskan, Vanessa mengaku jenuh dengan kasus yang melilitnya. Terlebih terkait eksposnya di media. "Alasan Vanessa jenuh dengan media. Padahal dalam chatting-nya ia hanya ditanya oleh Tentri sedang ngapain say, ini aku lagi siap-siap. Kamu lagi ngapain kok lama, ini lagi pakai baju, masak gitu aja menyebarkan konten asusila," tegas Malik.
 
Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Vanessa Angel dijerat dengan Pasal 27 ayat (1) UU RI Nomor 11 tahun 2008 juncto Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Sementara itu Abdul Malik menambahkan, mencuatnya nama Herlambang Hasea dalam kasus prostitusi online yang menjerat Vanessa Angel dan tiga mucikari, membuat pihak pengacara yakin jika sosok Rian Subroto adalah fiktif. Untuk itu, CCTV hotel pun diminta untuk dibuka di depan publik.
 
Sulitnya mendapatkan rekaman CCTV hotel membuat pengacara Vanessa Angel meminta agar hakim menggelar pemeriksaan setempat, dalam kasus yang tengah mendera Vanessa Angel dan tiga mucikari.
 
"Dengan pemeriksaan setempat, hakim akan memahami kondisi sebenarnya, dari situ akan terbuka dengan jelas. Datanglah ke Hotel Vasa, ya bukti CCTV-nya kita ingin keterbukaan. Laki-laki hidung belang itu jangan sembunyi. Jangan munafik, kasian Vanessa," kata Malik.
 
Menyoal Rian Subroto sebagai  pria penyewa Vanessa Angel, Malik meyakini sosok itu sebenarnya tidak pernah ada (fiktif). Untuk itu, ia meminta pada hakim agar nantinya Herlambang Hasea dapat dihadirkan dalam sidang.
 
"Rian itu fiktif, Vanessa sendiri mengatakan apa pernah dia diketemukan sama Rian. Nggak ada Rian itu bohong-bohongan semua, karena itu kami mau mendampingi. Herlambang Hasea pun harus dihadirkan karena dia yang transfer uang," tegasnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,