Boeing 737 Kecebur ke Sungai St. Johns 21 Penumpang Luka

Boeing 737 Kecebur ke Sungai St. Johns 21 Penumpang Luka

Pesawat Boeing 737 tergelincir ke Sungai St. Johns dekat Jacksonville Florida. (foto - Twitter)

Jacksonville - Pesawat  Boeing  737  yang  membawa  136  penumpang  tergelincir ke Sungai St. Johns di dekat Jacksonville Florida, Jumat waktu setempat. Menurut juru bicara Stasiun Udara Angkatan Laut Jacksonville, kecelakaan tersebut terjadi ketika terjadi badai besar.
 
Pesawat berusaha mendarat, tapi nahas tidak bisa dihindari. Walikota Jacksonville, Lenny Curry mengatakan lewat Twitter, semua orang yang ada di pesawat itu selamat. Namun berdasarkan laporan, 21 orang penumpang dikabarkan mengalami luka akibat kejadian itu.
 
Mereka sudah dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan dalam kondisi baik. "Kru bekerja untuk mengendalikan bahan bakar jet di atas air. Pesawat itu tidak tenggelam, dan tidak ada korban jiwa," demikian pernyataan Kantor Polisi Jacksonville.
 
Dilansir Reuters, Sabtu (4/5/2019) salah seorang penumpang pesawat bernama Cheryl Bormann menyatakan, sebelum peristiwa nahas tersebut terjadi, pesawat yang ditumpanginya sudah empat jam terlambat berangkat dari jadwal seharusnya.
 
Petugas penyelamat evakuasi para penumpang di Sungai St. Johns di dekat Jacksonville Florida. (foto - newscom.au)
 
 
Ketika pesawat mendarat pun sudah terjadi masalah. Menurut kesaksiannya, pendaratan sangat sulit dilakukan karena pada saat bersamaan ada guntur dan kilat yang menyambar.
 
"Kami turun, pesawat benar-benar menabrak tanah dan memantul, pilot tidak bisa mengendalikan pesawat secara penuh. Pesawat pun kemudian memantul lagi," katanya, seraya menambahkan bahwa pengalaman tersebut sebagai yang menakutkan.
 
Menurut Bormann, akibat pendaratan 'keras' tersebut kepalanya terbentur nampan plastik di kursi di depannya. Pesawat kemudian membelok ke samping dan keluar dari landasan. "Setelah itu, kami berada di dalam air, kami tidak tahu di mana kami berada, apakah itu sungai atau laut," keluh Bormann.
 
Ia hanya mengatakan, setelah peristiwa tersebut masker oksigen pesawat keluar dan ia mencium bahan bakar jet yang katanya bocor ke dalam air. Miami Air International yang merupakan operator pesawat tersebut sampai saat ini belum bisa dimintai komentar atas kejadian yang menimpa pesawat mereka.
 
Sementara itu, seorang juru bicara Boeing mengatakan, perusahaan sudah mengetahui kejadian itu. Namun demikian, mereka belum mau berkomentar banyak karena mengaku masih mengumpulkan informasi atas kejadian itu. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,