Simpan video porno Pria Indonesia diciduk di Bandara Perth

Simpan video porno Pria Indonesia diciduk di Bandara Perth

Petugas memeriksa laki-laki asal Indonesia di Bandara Internasional Perth Australia. (foto - Australia Border Force)

Perth - Seorang  laki - laki  asal  Indonesia  berusia 30 tahun  ditangkap di  Bandara  Internasional Perth Australia, lantaran petugas menemukan video pornografi anak-anak di ponsel pintarnya.
 
Dilansir laman Channel News Asia, Senin (13/5/2019) laki-laki tersebut ditangkap ketika ia sedang dalam pemeriksaan koper, sebelum melakukan penerbangan menuju Bali.
 
"Dalam pemeriksaan di ponselnya, petugas menemukan tiga video memperlihatkan kekerasan seksual terhadap anak, dan dua video lainnya yang menggambarkan aktivitas seksual mengerikan," demikian pernyataan Petugas Perbatasan Australia (ABF).
 
Laki-laki tersebut kemudian didakwa di Pengadilan Perth, namun dibebaskan meski dengan jaminan. Laki-laki tersebut akan kembali ke pengadilan Perth pada 24 Mei mendatang.
 
Hukuman maksimal bagi pengimpor dan pengekspor video eksploitasi anak di Australia bisa diganjar hingga 10 tahun penjara, dan denda hingga 336.150 dolar AS atau setara Rp 5,2 juta.
 
"Memberantas eksploitasi anak adalah operasi prioritas bagi ABF sebagai bentuk upaya perlindungan perbatasan dari individu yang bisa mengancam komunitas," kata Kepala Regional ABF untuk Australia Barat Rod O'Donnel.
 
"Petugas ABF punya kekuasaan untuk menggeledah ponsel dan peralatan elektronik lainnya bagi pelancong internasional, dan mereka melakukan tugasnya di semua bandara di seluruh negeri setiap hari," tegasnya. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,