Penggerebekan Papillon Karaoke, 4 Pengunjung Positif Sabu

Penggerebekan Papillon Karaoke, 4 Pengunjung Positif Sabu

SatresNarkoba Polrestabes Bandung gerebek Papillon Karaoke di Jalan Cihampelas Bandung. (foto - ist)

Bandung - Satuan  Reserse  Narkoba  Polrestabes  Bandung  melakukan  penggerebekan  di  tempat  Papillon  Karaoke  di Jalan Cihampelas Bandung yang nekat buka di bulan Ramadhan. Sedikitnya 45 orang terdiri atas karyawan, pemandu lagu dan pengunjung diamankan petugas, Rabu (15/5/2019) dinihari.
 
Padahal, Pemerintah Kota Bandung telah melarang keras semua tempat hiburan beroperasi di bulan Ramadhan. Namun, perda yang dikeluarkan pemkot itu tidak diindahkan oleh pengelola karaoke.
 
Oleh karena itu, Satres Narkoba Polrestabes Bandung yang mendapati Papillon Karaoke buka di bulan Ramadhan langsung ditutup paksa. Penggerebekan dipimpin langsung Kasat ResNarkoba Polrestabes Bandung AKBP Irfan Nurmansyah, dengan melibatkan puluhan anggota.
 
Terdiri atas seluruh anggota narkoba, Propam, Satuan Sabhara dan Tim Prabu. "Setelah mendapatkan informasi adanya tempat karaoke yang buka di bulan Ramadhan, kita bergerak cepat. Ternyata informasi itu benar. Kita menemukan puluhan orang yang berada di lokasi tersebut," kata AKBP Irfan Nurmansyah.
 
Menurutnya, setelah dilakukan pendataan dengan rincian karyawan karaoke 6 orang, pemandu lagu 18 dan 21 pengunjung dengan total 45 orang. Mereka semua diamankan ke SatresNarkoba Polrestabes Jalan Sukajadi Bandung, untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan.
 
"Puluhan orang yang diamankan tersebut dilakukan tes urine. Sedikitnya empat orang positif menggunakan sabu. Tidak hanya itu, kita pun mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) dari berbagai merek di tempat tersebut," tegasnya.
 
‎Masih beroperasinya tempat hiburan tersebut terbilang nekat karena sudah sejak lama larangan hiburan malam buka di bulan Ramadhan diberlakukan. Polisi pun langsung memasang garis polisi di lokasi tersebut.
 
"Pintu masuk Papillon Karaoke dipasang police line guna menghindari kembali beroperasi. Polisi memintai keterangan dari manajer operasional karaoke. Untuk karyawan dan pengunjung yang hasil tes urinenya negatif dipulangkan," kata Irfan.
 
Sementara empat pengunjung yang terindikasi mengkonsumsi narkotika dilakukan pemeriksaan sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,