Kebakaran landa Lantai Dasar Pasar Kosambi Kota Bandung

Kebakaran landa Lantai Dasar Pasar Kosambi Kota Bandung

Api melahap lantai dasar Pasar Kosambi Bandung. (foto - @adhyt_is_adhyt)

Bandung - Kebakaran  melanda  lantai  dasar  Pasar  Kosambi di Jalan  Jenderal  Ahmad  Yani  Bandung, Sabtu (18/5/2019) sekitar pukul 20.50 WIB. Sedikitnya 6 unit pemadam langsung diterjunkan ke lokasi yang menerima laporan kebakaran dari warga pukul 21.00 WIB.
 
Berdasarkan informasi, kobaran api menghanguskan kios yang berada di lantai dasar pasar yang berada di Kelurahan Kebon Pisang Kecamatan Sumur Bandung tersebut. Belum diketahui berapa jumlah kios dan penyebab pasti kebakaran itu.
 
Namun, para petugas terkendala asal tebal untuk bisa menemukan titik api. Pasalnya, seluruh lantai dasar pasar tersebut tertutup asap tebal, sehingga petugas coba menyemprotkan air dari luar. Asap tebal pun tampak membumbung tinggi di bagian belakang pasar.
 
Sementara itu, puluhan warga turut membantu petugas pemadam kebakaran untuk memindahkan tabung gas elpiji 3kg dan 12 kg, khususnya dari salah satu kios yang berdekatan dengan Pasar Kosambi. Pihak pemadam mengerahkan 12 unit pancar, 2 unit Rescue dan didukung Tim Medis dari PMI Kota Bandung.
 
Selain tabung gas, warga pun memindahkan galon kemasan yang berisi air mineral. Hal itu dilakukan atas perintah dari petugas pemadam kebakaran, guna mengantisipasi api yang semakin membesar. Asap pun mulai tampak keluar dari celah-celah ventilasi pasar.
 
Selain kios tempat penjualan tabung gas elpiji, petugas juga membongkar paksa sejumlah kios yang menjual makanan, kios penjualan kartu perdana ponsel dan kios dagangan lainnya. Petugas fokus memadamkan api dari bagian belakang bangunan pasar.
 
Hingga sekitar pukul 23.50 WIB, petugas dan warga masih berjibaku melakukan proses pemadaman yang membakar lantai dasar pasar tersebut. Kobaran api pun masih tampak khususnya di lantai dasar.
 
Sekretaris Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung Rachmat Hidayat mengatakan, tim pemadam mengalami kesulitan untuk menembus titik api. "Ada sedikit kesulitan untuk menemukan dan menembus titik api. Api tidak terlihat menyala karena titiknya berada di bagian tengah, sehingga yang terlihat hanya asap," katanya.
 
Sementara bara api pun sudah menyebar ke berbagai penjuru bangunan (basement) yang didominasi benda yang mudah terbakar, seperti kayu dan triplek. Untuk itu penyemprotan air dilakukan dari bagian luar bangunan pasar secara bertahap.
 
Rachmat mengatakan, sudah ada timnya yang secara langsung masuk ke bangunan untuk mencari titik api. Tentunya dilengkapi dengan alat penerangan, helm dan oksigen yang tabungnya disandang di bagian punggung petugas. Namun, petugas kesulitan menemui titik api karena lokasi bangunan tertutup dan gelap. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,