Jelang Sahur 12 Pasang Mesum terjaring razia hotel di Bogor

Jelang Sahur 12 Pasang Mesum terjaring razia hotel di Bogor

Razia tim gabungan jaring 12 pasang mesum di hotel melati di wilayah Bogor. (foto - ist)

Bogor - Sedikitnya  12  pasangan  bukan  suami  istri  yang  tengah  berduaan  di  kamar  hotel  diamankan  tim  gabungan dalam razia ke hotel dan taman di wilayah Bogor. Tim gabungan terdiri atas jajaran TNI, Polri dan Satpol PP Kota Bogor bersama Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto.
 
"Kita lakukan operasi di sejumlah titik, mulai dari wisma dan hotel. Kita temukan miras di warung. Lalu beberapa hotel dan kita amankan beberapa pasangan. Ada 12 pasangan yang diamankan dari dalam kamar," kata Bima Arya, Minggu (19/5/2019) dinihari.
 
Razia penegakan Perda itu mulai dilakukan sejak sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah apel pengarahan, sejumlah petugas langsung menuju sebuah hotel kelas melati di Jalan Dadali Kota Bogor.

Puluhan petugas yang dipimpin langsung oleh Bima Arya tersebut langsung memeriksa satu persatu kamar di hotel tersebut. Hasilnya, sebanyak 11 pasangan bukan suami istri diamankan. 

Beberapa pasangan yang diamankan, sempat mengelak saat akan diamankan dan mengaku mereka merupakan pasangan suami-istri yang sah. Namun karena tidak bisa menunjukkan identitas dan bukti perkawinan, mereka dibawa untuk diperiksa lebih lanjut oleh petugas Pol PP Kota Bogor.

Dari Jalan Dadali, petugas lalu menyusuri kawasan Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor. Setelah sempat menggerebek sebuah warung kelontong yang menjual minuman keras, petugas mendatangi hotel yang berada di Jalan Raya Dramaga Kota Bogor.

Di lokasi, polisi sempat mengamankan satu pasangan bukan suami istri. Saat ditangkap, pasangan pria sempat melarikan diri dengan cara melompati pagar belakang hotel. Namun, ia akhirnya tak berkutik karena banyak petugas yang mengepungnya.
 
Diduga, banyak pasangan mesum lainnya yang juga melarikan diri karena sudah lebih dulu tahu kedatangan petugas. Bima Arya menyebutkan, razia dilakukan sebagai upaya untuk memastikan tidak adanya pelanggaran Perda di Kota Bogor, terlebih selama bulan Ramadhan.

"Operasi malam ini tujuannya untuk memastikan di bulan Ramadhan ini semuanya berjalan aman dan tertib. Artinya, tidak adanya pelanggaran perda dan menjaga situasi tetap kondusif, serta khusuk untuk ibadah," kata Bima bersama Kasatpol PP Kota Bogor, Herry Karnadi. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,