Api Kembali Berkobar di Pasar Kosambi pada Minggu Petang

Api Kembali Berkobar di Pasar Kosambi pada Minggu Petang

Api kembali berkobar di sebelah barat Pasar Kosambi. (foto - ist)

Bandung - Api  kembali berkobar  di Pasar  Kosambi  Bandung  setelah  sebelumnya menghanguskan lantai dasar, Minggu (19/5/2019) petang. Diduga, titik api tersebut termasuk sumber api yang melalap pasar tersebut.
 
Sebelumnya, asap hitam pekat semakin menebal dan petugas berinisiatif untuk membongkar bagian kiri pasar, sebagai jalur keluarnya asap dengan menggunakan alat berat atau beko. Setelah dibongkar, petugas lalu menemukan sumber titik api baru.
 
Sejumlah petugas pemadam langsung difokuskan untuk memadamkan sumber api yang berada di bagian kiri pasar. Mengantisipasi adanya sumber api lainnya, bagian lain pasar sebelah kanan turut dibongkar petugas.
 
Wadanru Rescue Diskar PB kota Bandung Totoy Yuhasmana mengakui, pihaknya sulit untuk memprediksi kapan api yang membakar basement di Pasar Kosambi itu bisa padam. Sebab, petugas kerap kesulitan karena asap tebal menutupinya.
 
Namun, Totoy berharap pada tengah malam api sudah bisa dipadamkan secara total. Sejauh ini api sudah dapat terkuasai petugas sekitar 70 persen, sehingga selanjutnya pada tengah malam menuju pagi hari dapat dilakukan pendinginan.
 
"Untuk diprediksi agak sulit karena memang dari tadi kami prediksi meleset terus. Kesulitannya karena asap bergerak secara tiba-tiba. Mungkin malam nanti semua titik api bisa terkuasai dan selanjutnya akan dilakukan proses pendinginan," katanya.
 
Totoy menjelaskan, asap yang bergerak secara tiba tiba itu diakibatkan oleh pembakaran tidak sempurna hingga akhirnya mengeluarkan asap tebal. Terlebih, di basement yang berukuran 7 ribu persegi itu banyak sekat yang menghalangi asap untuk keluar.
 
Untuk memadamkan api lanjut Totoy, pihaknya menggunakan racun api yang dihasilkan dari percampuran air dengan Aqueous Film Forming Foam (AFFF), sehingga mengeluarkan busa yang dapat mempercepat pemadaman.
 
"Kami bukan menggunakan air murni tapi dicampur dengan FFF atau Foam, sejenis air yang diracik yang keluarnya berbentuk busa. Dengan menggunakan campuran itu, sedikitnya bisa memadamkan api secara lebih cepat," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,