Pemkot Siapkan Lokasi Sementara Pedagang Pasar Kosambi

Pemkot Siapkan Lokasi Sementara Pedagang Pasar Kosambi

Api benar-benar padam setelah sekitar 40 jam hanguskan Pasar Kosambi Bandung. (foto - ist)

Bandung - Pemkot  Bandung  segera  menyiapkan  tempat  penampungan  sementara  bagi  pedagang  korban  kebakaran Pasar Kosambi. Pasalnya, para pedagang harus segera berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
 
"Pemkot Bandung akan siapkan tempat dagang sementara. Menjelang Lebaran agar pedagang bisa kembali berjualan berlokasi di dekat pasar," sebut Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana saat meninjau Pasar Kosambi, Senin (20/5/2019).
 
Ia menyatakan, setelah api padam Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung bersama PD Pasar Bermartabat akan mengaudit struktur bangunan pasar. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kelayakan bangunan Pasar Kosambi.
 
"Berdasarkan hasil auditnya, paling penting keamanan dan kenyamanan fasilitas publik harus terbukti baik. Misalnya harus ada sertifikat layak fungsi seperti itu," katanya. Diharapkan, api sudah benar-benar padam, sehingga petugas tinggal melakukan tahap pendinginan.
 
Pjs Direktur Utama PD Pasar Bermartabat Andri Salman mengatakan, hasil pendataan terdapat 178 lapak dan 40 kios di basement yang hangus terbakar. Namun PD Pasar akan mendata kembali para pedagang, untuk selanjutnya berjualan di tempat sementara.
 
"Akan disediakan lapak sementara setelah api betul-betul padam," ungkapnya. Menurutnya, jika api sudah padam, selain dilanjutkan pendinginan juga bersih-bersih puing, sehingga pada Kamis nanti sudah bisa mulai pemasangan lapak sementara.
 
Sedangkan untuk kelayakan bangunan, diperkirakan memakan waktu hingga 1-3 bulan. "Sebulan sampai 3 bulan akan dicek kekuatan beton, baja dan kekokohan bangunan," tegas Andri.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Dadang Iriana menyatakan, untuk memadamkan api petugas dari Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung turut membantu.
 
"Personel kita mencapai 70 orang dibantu Diskar dari Cimahi dan Soreang. Ada juga dari Babinsa dan kepolisian," katanya. Untuk lebih efektif, pihaknya telah membongkar sejumlah kios yang menghalangi ventilasi udara dari dalam. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,