KA Jayakarta Tabrak Mobil & Motor di Perlintasan Purwosari

KA Jayakarta Tabrak Mobil & Motor di Perlintasan Purwosari

Kerumunan warga saat petugas evakuasi korban dalam mobil Yaris yang rusak parah. (foto - ant)

Solo - Kereta  Api  Jayakarta  menghantam  mobil  dan  empat  sepeda  motor  yang  terjadi  di  palang  perlintasan Stasiun Purwosari Solo Jawa Tengah. Akibat kecelakaan itu enam orang terluka, Senin (20/5/2019) malam sekitar pukul 19.25 WIB.
 
Setelah satu kereta melintas palang pintu pun dibuka. Saat pintu dibuka, tiba-tiba datang satu kereta lainnya dari arah timur menuju barat. Ada lima kendaraan yang melintas ketika palang pintu itu dibuka. Kereta kedua yang melintas pun langsung menghantamnya.
 
Diketahui, kereta kedua yang melintas tersebut merupakan KA Jayakarta yang berangkat dari Stasiun Solo Balapan menuju arah barat dengan relasi Jember - Cirebon. Sedangkan yang pertama melintas merupakan kereta pengangkut solar yang berhenti di Stasiun Purwosari. 
 
Akibat kejadian itu, satu unit mobil Toyota Yaris putih dengan nomor polisi B 1992 EKZ mengalami rusak parah karena terseret kereta sekitar 50 meter. Sedangkan kendaraan lainnya yang terlibat kecelakaan, yakni sebanyak empat sepeda motor.
 
Palang pintu perlintasan kereta tersebut tepatnya terdapat di Jalan Slamet Riyadi Solo Purwosari. Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Solo Iptu Bambang Subekti mengatakan, jumlah korban dalam kejadian tersebut sebanyak enam orang.
 
Kereta Jayakarta hantam mobil Toyota Yaris di Perlintasan Purwosari Jateng.
 
 
Korban terdiri atas dua orang pengemudi dan penumpang mobil Toyota Yaris dan empat korban lainnya adalah pengendara dan penumpang sepeda motor. "Mereka masih dirawat di rumah sakit, meski lukanya tidak terlalu parah," katanya.
 
Sementara itu, Humas PT KAI Daops 6 Yogyakarta Eko Budianto membenarkan adanya kejadian kecelakaan tersebut. Hanya saja untuk mengetahui penyebabnya masih dilakukan penyelidikan. "KA Jayakarta berangkat dari Stasiun Solo Balapan arah barat," katanya.
 
Ia meminta kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi palang pintu perlintasan sebidang, seperti di Purwosari. "Harus hati-hari karena perlintasan sebidang sangat rawan. Terkadang oleh petugas perlintasan akan ditutup tapi masyarakat abai dan jalan terus," katanya.
 
Eko menambahkan, di wilayah Daop 6 Yogyakarta terdapat cukup banyak perlintasan kereta api. Dari data sampai saat ini, sedikitnya ada sekitar 414 perlintasan dan semuanya masuk kategori rawan, baik itu yang ada penjaga maupun tidak. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,