Proses Pemakzulan Yingluck Shinawatra Dimulai

Proses Pemakzulan Yingluck Shinawatra Dimulai

Yingluck Shinawatra.(Foto:Net)

Bangkok  - Legislatif militer Thailand memulai proses permakzulan terhadap mantan Perdana Menteri Thailand yang digulingkan, Yingluck Shinawatra, Jumat (28/11) atas program subsidi beras yang merugi, yang dipandang sebagai langkah lanjut untuk mencoba untuk mengakhiri pengaruh kuat politik keluarga Shinawatra.

Yingluck yang digulingkan dari jabatannya Mei lalu, setelah pengadilan menemukan dia bersalah atas penyalahgunaan kekuasaan. Beberapa hari sebelum militer mengambil-alih pemerintahan, menyusul demonstrasi jalanan berbulan-bulan yang bertujuan mengusir pemerintahan Yingluck.

Sehari setelah penurunan Yingluck, Komisi Nasional Anti-Korupsi Thailand menyatakan, mantan perdana menteri itu bersalah atas penyalahgunaan skema beras.Keputusan yang dikeluarkan secara resmi itu dikenal sebagai Dewan Nasional untuk Ketenteraman dan Ketertiban (NCPO), bergerak selangkah lebih dekat untuk membasmi pengaruh Yingluck dan kakaknya mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra.

Thailand telah mengalami serangkaian pergolakan politik sejak Thaksin disingkirkan, dalam kudeta sebelumnya pada tahun 2006. Kerajaan Shinawatra juga terbagi berdasarkan pendukung dan musuh-musuhnya.

Pakar Asia Tenggara dari konsultan politik berbasis di New York, Eurasia Group, Ambika Ahuja, mengatakan pihak militer menggunakan ancaman permakzulan sebagai alat "tawar-menawar". "Mengingat reaksi potensial dari pendukung akar rumput Thaksin, tentara akan melanjutkan prosesnya secara hati-hati," kata Ahuja.(Jr.)**
.

Categories:Internasional,