Bocah 10 th Tenggelam di Pantai Garut Ditemukan di Cianjur

Bocah 10 th Tenggelam di Pantai Garut Ditemukan di Cianjur

Hilang enam hari, jasad bocah 10 tahun ditemukan di Pantai Jayanti Cidaun Cianjur. (foto - SAR Bandung)

Garut - Upaya  pencarian  Isan  Mubarok,  bocah  yang  terseret  ombak  Pantai Cijeruk Garut akhirnya membuahkan hasil. Jasad bocah berusia 10 tahun itu ditemukan dalam kondisi meninggal dengan jarak cukup jauh dari lokasi ia tenggelam.
 
Kapolsek Cibalong AKP Ridwan Tampubolon menyatakan, jasad Isan ditemukan di wilayah Pantai Jayanti Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur, pada Rabu 22 Mei 2019 petang. Jarak antara lokasi korban tenggelam dengan lokasi penemuan mencapai sekitar 75 km.
 
"Sudah ditemukan kemarin petang di wilayah Pantai Jayanti Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur. Cukup jauh jaraknya dari lokasi korban berenang dan hilang setelah terseret ombak di Pantai Cijeruk Kecamatan Cobalong Kabupaten Garut," kata Ridwan, Kamis (23/5/2019).
 
Menurutnya, begitu mendapat kabar jasad Isan ditemukan pihak keluarga langsung berangkat ke Cidaun untuk menjemputnya korban. Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di wilayah Kampung Sorong Desa Sagara Kecamatan Cibalong dan dimakamkan di TPU terdekat.
 
Sebelumnya, Isan dinyatakan hilang setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Cijeruk, pada Sabtu 18 Mei sekitar pukul 16.30 WIB. Selain Isan, temannya Zeri Surya Dawla (10) juga ikut terseret ombak dan sempat dinyatakan hilang, sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal tiga jam kemudian.
 
Ketika itu lanjut Ridwan, Isan dan Zeri berenang bersama empat orang temannya. Saat ombak datang dan menggulung tubuh mereka, Ihsan dan Zeri langsung terseret ke bagian tengah dan tenggelam. Sedangkan tiga teman lainnya berhasil menyelamatkan diri.
 
"Upaya pencarian terhadap Isan telah dilakukan dengan melibatkan tim SAR gabungan, baik dari Basarnas Bandung, Polri, TNI, nelayan dan masyarakat. Namun pencarian selalu tak membuahkan hasil. Akhirnya setelah enam hari, jasadnya baru ditemukan di Pantai Cijayanti Cidaun Cianjur," katanya.
 
Sementara itu, Humas Kantor Basarnas Bandung Joshua Banjarnahor menyatakan, pihaknya telah menerima informasi jasad Isan ditemukan. Pencarian korban telah dilakukan sejak hari pertama dinyatakan hilang setelah terseret ombak.
 
Pihaknya menurunkan tim yang dibagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit), yaitu SRU 1 melakukan penyisiran darat dari LKP sampai ke Peledakan sejauh 2 km, sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran darat dari Peledakan sampai ke Pantai Karang Paranje sejauh 4 km.
 
"Hari kelima pencarian fokus penyisiran darat SRU 1 dari wilayah Pantai Santolo ke Pantai Karangpapak, dan fokus penyisiran darat SRU 2 dari Pantai Punaga ke Pantai Sayang Heulang," katanya.
 
Namun, jasad Isan baru ditemukan pada hari keenam pencarian, itupun di daerah yang jaraknya jauh dari lokasi semula. Pihak yang terlibat dalam upaya pencarian selain dari Basarnas Bandung, antara lain personel Satpolair Polres Garut, Tagana Garut, Koramil Cijeruk dan nelayan. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,