Gunung Agung Kembali Erupsi Lontarkan Batu Pijar 3 Km

Gunung Agung Kembali Erupsi Lontarkan Batu Pijar 3 Km

Gunung Agung Kembali Erupsi Lontarkan Batu Pijar Sejauh 3 Km. (foto - ant)

Karangasem - Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Bali kembali erupsi yang terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sekitar 4 menit 30 detik, Jumat malam sekitar pukul 19.23 Wita.
 
"Erupsi disertai suara gemuruh sedang hingga kuat yang terdengar di pos pengamatan. Erupsi juga disertai lontaran batu/lava pijar sejauh 2,5 km hingga 3 km ke segala arah. Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Sebaran abu vulkanik dan pasir mengarah ke selatan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (25/5/2019).
 
Sutopo menjelaskan, BPBD melaporkan hujan abu dan pasir terjadi di beberapa tempat. BPBD Karangasem melaporkan hujan dan pasir turun di 9 desa. Sejumlah daerah yang terpapar hujan abu dan pasir tebal, yakni Desa Pempatan mencakup Dusun Pura Gae, Pemuteran.
 
Selain itu Desa Besakih yang terdiri atas Dusun Temukus, Angsoka, Kesimpar, Dusun Besakih Kangin. Kemudian Desa Menanga yakni di Dusun Belatung, Pejeng, Menange. Desa Sebudi yang terdiri dari Telung Bhuana, Pura, Lebih, Badeg Dukuh, Sogra, Sebun, Sebudi, Bukit Galah.
 
Selain itu juga hujan abu terjadi di Desa Muncan, Desa Amerta Bhuana, Desa Nongan dan Desa Rendang juga terdampak. "Titik api masih terlihat membakar semak belukar di puncak Gunung Agung," tegas Sutopo.
 
Sementara itu, BPBD Bangli melaporkan, hujan abu turun dengan intesitas tebal melanda 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Tembuku terdiri atas Desa Bangbang, Desa Jehem, Desa Peninjoan, Desa Yangapi.
 
Lalu Kecamatan Bangli yang terdiri dari Desa Landih, Desa Pengotan, Desa Kayubihi, Kelurahan Kubu, Kelurahan Cempaga, Kelurahan Kawan serta Kecamatan Susut yang terdiri atas Desa Susut, dan Desa Demulih.
 
Menurut Sutopo, status Gunung Agung tetap Siaga (level III) dengan rekomendasi masyarakat atau pendaki dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas di dalam radius 4 km dari puncak.
 
"Jarak antara puncak Gunung Agung dengan Bandara Internasional IGK Ngurah Rai sekitar 70 km, sehingga bandara aman. Sejauh ini Bandara Internasional IGK Ngurah Rai tetap beroperasi normal. Aktivitas masyarakat juga tetap berjalan normal. Bali aman," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,