Ledakan Bom Bunuh Diri Guncang Pos Polisi Kartasura Solo

Ledakan Bom Bunuh Diri Guncang Pos Polisi Kartasura Solo

Lokasi terjadinya ledakan di pos polisi Kartasura Sukoharjo Solo. (foto - ist)

Sukoharjo - Sebuah  ledakan  terjadi  di  dekat  pos  polisi  Kartasura  Sukoharjo  Jateng, Senin (3/6/2019) malam. Ledakan tersebut berasal dari seorang pelaku yang meledakkan diri.
 
Berdasarkan keterangan warga, ledakan bersumber dari seseorang yang meledakkan diri. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Pelaku mengenakan warna hitam.
 
"Ledakan berasal dari seseorang yang berjalan mendekati pos polisi tersebut, tiba-tiba ada ledakan. Namun orang tersebut diketahui masih bergerak-gerak ketika dievakuasi petugas," kata sejumlah warga sekitar.
 
Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Gede Yoga, membenarkan adanya ledakan tersebut. "Iya, info dari radio kami seperti itu," katanya. Sementara di lokasi ledakan telah diberi garis polisi. Lokasi ledakan merupakan kawasan pertigaan arah Solo, Yogya dan Semarang.
 
Saat ini, tim Inafis dan Jihandak sudah tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan. Polisi lakukan penelusuran ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Pos Polisi Kartasura  Sukoharjo tersebut. Diduga, pelaku berinisial RA.
 
Berdasarkan informasi, pelaku merupakan seorang pria kelahiran tahun 1997. Dari keterangan saksi di lokasi bom bunuh diri, pelaku masih hidup dan dibawa ke rumah sakit terdekat.
 
"Benar, ada ledakan. Akibatnya, seorang pria terluka. Apakah asal ledakan dari pria tersebut atau ada hubungannya dengan teroris, ini masih perlu dalami. Densus dan Tim Polda Jateng sedang melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Selasa dinihari.
 
Diketahui, pelaku ternyata tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Hal itu diketahui saat polisi menggeledah rumah orang tua RA. Diduga penggeledahan dilakukan terkait kasus peledakan.
 
Sementara itu, dari lokasi kejadian, polisi saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara.  Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel dan Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi serta Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Mochamad Effendi sudah berada di lokasi.
 
Sedangkan pasca-ledakan bom, area di sekitar Pos Polisi Kartasura Sukoharjo sejauh ini masih ditutup untuk kendaraan umum. Iya benar (namanya Rofik Asharuddin)," katanya. Penggeledahan rumah pelaku pun berlangsung secara tertutup.
 
Gang rumah RA ditutup dengan garis polisi. Petugas kepolisian hingga pagi ini berjaga di rumah RA. Sementara Kapolda Jateng Rycko Amelza Dahniel belum bersedia menyebutkan hasil temuannya dalam penggeledahan. "Kami sedang melakukan pengembangan, semua kemungkinan akan kita lakukan untuk mempercepat pengungkapan kasus ini," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,