Wisatawan Padat Jalur Lembang Terapkan 13 Kali 'One Way'

Wisatawan Padat Jalur Lembang Terapkan 13 Kali 'One Way'

Petugas mengatur pemberlakuan sistem one way di jalur Lembang. (foto - Twitter)

Bandung - Petugas  kepolisian  memberlakukan  sistem  one  way  beberapa  kali  di jalur  wisata  Lembang,  lantaran kian padatnya arus kendaraan para wisatawan. Hal itu dilakukan guna mengurai kepadatan kendaraan yang terus meningkat, Kamis (6/6/2019).
 
Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara menyatakan, sistem rekayasa lalu lintas (lalin) satu arah (one way) berulang kali dilakukan, untuk mengurai kepadatan yang terjadi di jalur Lembang sejak pagi hingga pukul malam hari.
 
Sebelum kepadatan arus kendaraan di jalur Lembang mereda, rekayasa one way akan diberlakukan secara situasional. "Sudah 13 kali dilakukan one way, baik dari atas maupun bawah," kata Rusdy di kawasan Lembang.
 
Kepadatan volume kendaraan yang terjadi di kawasan Lembang tak hanya disebabkan arus wisatawan dari arah bawah, atau Jalan Dr. Setiabudhi dan Kolonel Masturi. Peningkatan volume kendaraan juga disumbang oleh arus kendaraan dari arah Subang.
 
"Pada hari ini, kepadatan kendaraan tidak hanya datang dari bawah, tapi juga dari arah atas yang datang dari Subang. Peningkatan jumlah kendaraan tersebut cukup signifikan dibandingkan hari  kemarin," katanya.
 
Rusdy menjelaskan, rekayasa one way yang diberlakukan terbagi atas dua jenis, yakni one way pendek dan one way panjang. Penerapan rekayasa one way itu sendiri disesuaikan dengan kondisi kepadatan yang terjadi di jalur tersebut.
 
"Pemberlakuan sistem one way tidak hanya jarak pendek, atau dari simpang Lembang sampai simpang Beatrix. Tapi juga diberlakukan one way panjang, mulai dari simpang Panorama sampai simpang Beatrix," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,