Wisatawan Pantai Pangandaran Sempat Panik Ketika Gempa

Wisatawan Pantai Pangandaran Sempat Panik Ketika Gempa

Situasi Pantai Pangandaran saat gempa mengguncang. (foto - ist)

Pangandaran - Objek wisata Pantai Pangandaran tengah dipadati kalangan wisatawan pada saat gempa berkekuatan 5,7 pada skala Richter (SR) mengguncang, Minggu (9/6/2019) pukul 16.32 WIB sore.
 
"Ketika gempa mengguncang pengunjung Pantai Pangandaran tengah ramai. Sebagian pengunjung tampak ada yang panik, meski tidak ada eksodus yang berlebihan. Kalau pulang lebih cepat memang banyak, namun secara keseluruhan kondisinya kondusif," kata Koordinator Forum Tagana Kabupaten Pangandaran Nana "Nay" Suryana.
 
Minggu sore merupakan akhir pekan sekaligus hari terakhir liburan Lebaran. Menjelang sore biasanya wisatawan berangsur pulang meninggalkan kawasan objek wisata unggulan di wilayah Jawa Barat tersebut.
 
"Namun karena ada gempa hari ini, sehingga sebagian besar wisatawan pulangnya lebih cepat," katanya. Saat gempa pihaknya sedang berada di Pos Siaga depan Tourist Information Center (TIC) dekat gerbang tol masuk Pantai Pangandaran.
 
"Begitu terjadi gempa saya minta rekan Tagana yang sedang ikut PAM Siaga di Pos Pantai Barat, Pantai Timur, Batu Hiu, Batu Karas dan Kalipucang langsung monitor," katanya.
 
Namun demikian, sejauh ini belum ada laporan kerusakan dampak dari gempa tersebut. Guncangan gempa pun memang cukup keras dan agak lama. "AKibat gempa arus balik wisatawan dari Pantai Pangandaran memang meningkat tajam," aku Nana.
 
Sementara itu, Kepala BPBD Pangandaran Dr. H Nana Ruhena meminta masyarakat dan wisatawan untuk tetap tenang dan tetap beraktivitas seperti biasa. "Gempa tak berpotensi tsunami, jadi wisatawan tak perlu menunda kunjungannya ke Pangandaran karena suasananya tetap kondusif," katanya.
 
Seperti diketahui, wilayah Kabupaten Pangandaran diguncang gempa berkekuatan 5,7 SR yang berpusat di 88 km barat daya Cilacap, dengan kedalamannya 10 km. Getarannya tak hanya dirasakan di kawasan Pangandaran, tapi juga sampai ke Ciamis dan Kota Bandung. (Jr.)**

 

.

Categories:Daerah,
Tags:,