Digerebek, Lima Terduga Teroris di Dua Barak Palangkaraya

Digerebek, Lima Terduga Teroris di Dua Barak Palangkaraya

Lima terduga teroris ditangkap di dua pintu barak Jalan Pinus Permai III Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Palangkaraya. (foto - ist)

Palangkaraya - Puluhan   anggota  Polda   Kalimantan  Tengah  beserta  Polres  Palangka  Raya  menggerebek  dua  pintu  barak di Jalan Pinus Permai III Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Palangkaraya. Lokasi itu diduga jadi hunian terduga teroris, yang berjumlah sekitar lima orang dari dua keluarga.
 
"Dalam pengamanan teroris polisi yang dari tadi siang berdiri di depan rumah saya dan berpura-pura mencari batang kayu karet. Tak lama kemudian datang polisi berpakaian hitam membawa senjata masuk ke barak di samping rumah saya," kata Yeti (38), warga Jalan Pinus Permai III di Palangkaraya, Senin (10/6/2019) malam.
 
Menurutnya, saat penggerebekan tersebut polisi mengamankan sekitar lima orang terduga teroris. Mereka bersembunyi di dalam barak yang disewa kurang dari satu bulan.
 
Kelima terduga teroris yang memiliki sekitar tiga orang anak kecil itu langsung digiring aparat ke mobil, dan dibawa menuju Polda Kalteng. "Kelimanya diangkut menggunakan mobil polisi. Saya bingung dan takut karena mereka itu terduga teroris," katanya dilansir Antara.
 
Penjual tahu masak di pasar tradisional itu mengatakan, selama tinggal di barak tersebut dua keluarga teroris tersebut memang jarang sekali keluar rumah. Aktivitas mereka pun banyak yang tidak diketahui tetangganya. Bahkan, beberapa waktu lalu istri terduga teroris itu pernah membeli tahu ke tempatnya dengan menggunakan penutup wajah.
 
Mereka juga sering mengumpulkan kayu kecil sepanjang telunjuk jari, namun tidak diketahui digunakan untuk apa. "Ya apa yang dibawa dari rumah terduga teroris itu saya tidak tahu," katanya.
 
Sementara itu warga lainnya, Santo menjelaskan terduga teroris diamankan di barak nomor lima dan enam. Kedua keluarga terduga teroris tersebut selalu tertutup dengan tetangga.
 
"Saya terkejut ternyata tetangga di sebelah saya diamankan polisi terkait dugaan teroris. Aktivitas mereka tidak ada yang terlalu mencurigakan, kecuali terkesan menutup diri dan hanya bergaul dengan sesama mereka," tegasnya.
 
Aparat kepolisian pun langsung memberikan garis polisi di kawasan barak tersebut. Petugas dari Inafis Polda Kalteng dibantu Polres setempat melakukan identifikasi di dua kamar barak, yang dihuni dua keluarga terduga teroris.
 
Sejauh ini, tidak ada pernyataan dari pihak kepolisian tentang penangkapan terduga teroris tersebut. Begitu pun belum diketahui mengenai barang apa saja yang disita oleh pihak kepolisian. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,