Prostitusi Online 'Open BO' di Garut Tengarai Tersangka Baru

Prostitusi Online 'Open BO' di Garut Tengarai Tersangka Baru

Dua mucikari tersangka prostitusi online di Garut. (foto - ist)

Garut - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Garut masih terus melakukan pengembangan kasus prostitusi online yang berkode "Open BO".
 
Kasus tersebut terbongkar setelah dilakukan penangkapan dua orang mucikari, tujuh PSK dan lima lelaki hidung belang serta satu pengantar di Hotel dan Karaoke Chandra Kirana kawasan Cipanas Garut, pada Jumat 24 Mei 2019 lalu.
 
Menurut Kasatreskrim Polres Garut Ajun Komisaris Polisi Maradona Armin Mappaseng, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pihaknya terus mendalami kasus dari dua orang mucikari yang tertangkap berinisial TA (33) dan SA (18). 
 
"Kasusnya masih terus kita kembangkan. Saat ini kami sedang melakukan proses penyidikan, terutama menyangkut jaringan prostitusi," kata Maradona, Selasa (11/6/2019).
 
Polisi menduga, kasus yang ditangani dari Hotel dan Karaoke Chandra Kirana ada tersangka baru. Hal tersebut muncul setelah penyidik terus memeriksa secara intensif kepada dua orang mucikari yang tertangkap. "Yah dari dua mucikari yang diamankan ada potensi tersangka baru," katanya.
 
Seperti diketahui, anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Tim Resmob Polres Garut berhasil membongkar kasus prostitusi online di Hotel dan Karaoke Chandra Kirana, Cipanas Garut.
 
Dari pengungkapan kasus tersebut, Polres Garut telah menetapkan dua orang mucikari sebagai tersangka, yakni TA (33) dan SA (18). (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,