Kelalaian Kemenag Kertajati pun gagal Berangkatkan Calhaj

Kelalaian Kemenag Kertajati pun gagal Berangkatkan Calhaj

Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati Kabupaten Majalengka. (foto - ist)

Bandung - Tokoh  masyarakat   Majalengka  yang  juga  mantan  Bupati  Majalengka  Sutrisno,  turut  menyikapi  informasi pembatalan keberangkatan jemaah haji dari Bandara Internasional jawa Barat (BIJB) Kertajati.
 
Ia menduga, batalnya penerbangan calon haji dari Bandara Kertajati karena kelalaian pihak Kementerian Agama (Kemenag), yang tidak memiliki keseriusan untuk mengalihkan penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta ke Kertajati.
 
Sebab, secara teknis Bandara Kertajati dan sarana pendukung bagi keberangkatan haji dinilai telah dipersiapkan sejak awal. Atau sejak terjadinya pembatalan penerbangan haji dari Kertajati tahun 2018 lalu.
 
"Tahun lalu batal berangkat dari Kertajati bisa dimaklumi karena landasan pacu 3.000 meter juga belum selesai, sehingga belum bisa didarati pesawat berbadan lebar. Kalau sekarang landasan pacu sudah memadai dan terminal tuntas, sehingga persoalan tidak perlu ada," kata Sutrisno, Rabu (12/6/2019). 

Batalnya keberangkatan tersebut adalah kali kedua setelah tahun 2018 lalu. Persoalannya, akibat lalainya Kementerian Agama, yang tidak serius menghendaki keberangkatan haji dari Kertajati. "Ini komitmen Kementerian Agama bukan kepentingan umum," tegas Sutrisno dilansir "PR".

Menurutnya, persoalan penginapan dan jalur sebetulnya Kabupaten Majalengka sudah siap. Ada Hotel Fitra dan Islamic Centre yang letaknya berhadapan, dan bisa menampung untuk satu kloter.
Selain itu tersedia dua masjid untuk sarana ibadah, tes administrasi dan kesehatan juga bisa dilakukan di Aula yang mampu menampung lebih dari 1.000 orang. Di kawasan itu bisa benar-benar steril, sehingga pengurus dan calon haji bisa benar-benar aman.

Sarana air bersih di Majalengka pun berlebih dan ruas jalan darat menuju bandara memadai, jarak tempuh menuju bandara bisa dijangkau sekitar 20 menit. Jika terjadi kemacetan arus lalu lintas, Pemkab Majalengka telah membangun sejumlah jalur jalan yang bisa dilalui untuk menuju Kertajati dan sejumlah wilayah lainnya.

Seperti diketahui, penerbangan calon haji batal dilakukan dari Bandara Kertajati. Padahal, sedianya calon haji asal Majalengka, Kuningan, Cirebon, Indramayu serta Subang dan Sumedang akan berangkat dari Kertajati. Bahkan Wagub Jabar sudah meninjau persiapan penginapan dan sarana pendukung lainnya. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:,