Benny Bachtiar Resmi Gugat Walikota Bandung lewat PTUN

Benny Bachtiar Resmi Gugat Walikota Bandung lewat PTUN

Benny Bachtiar secara resmi menggugat Walikota Bandung lewat PTUN. (foto - ist)

Bandung - Buntut batalnya pelantikan menjadi Sekretaris Kota (Sekda) Bandung, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pemerintah Kota Cimahi Benny Bachtiar resmi mengguggat Walikota Bandung Oded M Danial, melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung.
 
Dalam situs sistem informasi penelusuran perkara PTUN Bandung, gugatan yang diajukan Benny terdaftar dengan nomor perkara 58/G/2019/PTUN.BDG‎. Dalam gugatannya, Benny meminta PTUN Bandung membatalkan dan menyatakan SK Walikota Bandung Nomor 821/KEP/22 Maret 2019, yang mengangkat dan melantik Ema Sumarna selaku pejabat tinggi pratama Sekda Kota Bandung tidak sah.
Benny juga turut meminta majelis hakim PTUN Bandung agar mewajibkan Walikota Bandung mencabut SK pengangkatan Ema Sumarna, sebagai Sekda Kota Bandung.
 
Dalam gugatannya, Benny meminta majelis hakim PTUN Bandung setelah membatalkan SK pengangkatan dan pelantikan Emma Sumarn‎a, memerintahkan Walikota Bandung untuk melantik dan mengangkat dirinya selaku pejabat tinggi pratama Sekda Kota Bandung definitif.
 
Hal itu berdasarkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Surat Nomor: B-1940/KASN/8/2018 tanggal 7 September 2018, dan Persetujuan Tertulis dari Menteri Dalam Negeri Berdasarkan surat nomor: 821/77288/SJ tanggal 20 September 2018, serta menghukum Walikota Bandung untuk membayar biaya perkara menurut hukum.
 
Seperti diketahui, Benny datang ke PTUN Bandung pada 23 Mei 2019. Ia mendaftarkan gugatan terkait batalnya ia dilantik sebagai Sekda Kota Bandung. Gugatan didasarkan atas rekomendasi Kemendagri, tentang pelantikan Benny oleh Komisi Aparatur Sipil Negara dan Gubernur Jabar.
 
"Dalam mengajukan gugatan ke PTUN tersebut, utamanya perlu digaris-bawahi bukan masalah jabatan. Gugatan saya lebih kepada penegakkan aturan yang mesti disikapi oleh kita bersama," kata Benny. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,