Vanessa Angel Dituntut 6 Bulan Bui, Kasus Konten Asusila ?

Vanessa Angel Dituntut 6 Bulan Bui, Kasus Konten Asusila ?

Vanessa Angel dituntut 6 bulan penjara terkait kasus konten asusila. (foto - ant)

Surabaya - Kuasa  hukum  Vanessa  Angel  menyebut  tuntutan 6 bulan  penjara  terhadap  kliennya  memandang terlalu berat. "Benar tuntutannya enam bulan, tidak ada denda," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dhini Ardhanie usai sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (17/6/2019).
 
Dalam perkara tersebut, Vanessa Angel dianggap menyebarkan konten asusila. "Ini yang terbukti terkait dengan penyebaran transmisinya. Bukan terkait dengan prostitusi onlinenya," kata Dhini.
 
Menurut kuasa hukum Abdul Malik, pihaknya mengaku berat dengan tuntutan enam bulan penjara yang dilayangkan oleh JPU. "Tuntutan 6 bulan buat kami berat, karena fakta persidangan tidak ada saksi maupun lainnya yang tahu. Apalagi Rian tidak ada, banyak di BAP yang tidak dihadirkan dalam sidang," katanya.
 
Malik juga memandang, beberapa saksi ahli yang dihadirkan tidak sesuai dengan fakta persidangan. "Hanya satu saksi IT dan saksi IT itu bohong juga, yang dari ITS. Jadi ia mengatakan hadir di Polda jam 09.00 WIB, ternyata di BAP-nya jam 16.00 WIB. Jadi saksi yang benar itu saksi yang dari hotel," tegas Malik.
 
 
Oleh karena itu, Abdul Malik bersama dengan tim kuasa hukum Vanessa Angel lainnya berencana akan melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), jika memang Vanessa Angel dinyatakan bersalah.
 
"Hari Rabu saya ke Jakarta, saya rapat dengan tim untuk menyusun masalah pledoi ini. Kalau  dikatakan bersalah, 200 juta masyarakat Indonesia akan sengsara semua, karena chatting pribadi akan membuat seseorang jadi terpidana," katanya. "Insyaallah ada tim lain juga. Kita menunggu putusan dan kita akan segera ajukan gugatan review ke Mahkamah Konstitusi," tegas Malik.
 
Seperti diketahui dalam tuntutan jaksa, Vanessa Angel terbukti melanggar Pasal 27 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,