Inflasi 2014 Diperkirakan Tembus 8 Persen

Inflasi 2014 Diperkirakan Tembus 8 Persen

Inflasi 2014 Diperkirakan Tembus 8 Persen

Kupang  - Inflasi diperkirakan akan terjadi pada akhir 2014 meningkat antara 2,4 persen hingga 2,8 persen, sehingga diprediksi berada pada kisaran angka 7,7 persen hingga 8,01 persen dari target yang ditetapkan 4,5 persen.

"Peningkatan ini terjadi karena berbagai faktor, mulai dari sistem perekonomian dalam dan luar neger,i hingga berdampak terhadap daya beli masyarakat menurun. Sementara harga bahan baku naik dan jumlah penduduk serta gejolak ekonomi lainnya," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaaswara, di Kupang, Sabtu (29/11).

Ia mengatakan, target atau sasaran inflasi merupakan tingkat inflasi yang harus dicapai oleh BI, berkoordinasi dengan pemerintah. Penetapan sasaran inflasi berdasarkan UU mengenai BI dilakukan oleh pemerintah. 

Dalam Nota Kesepahaman antara pemerintah dan BI, sasaran inflasi ditetapkan untuk tiga tahun ke depan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Berdasarkan PMK No.66/PMK.011/2012 tentang Sasaran Inflasi tahun 2013, 2014, dan 2015 tanggal 30 April 2012, sasaran inflasi yang ditetapkan oleh pemerintah untuk periode 2013--2015, masing-masing 4,5 persen, 4,5 persen, dan 4 persen masing-masing dengan deviasi 1 persen.

Sasaran inflasi itu, katanya diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha dan masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonominya ke depan, sehingga tingkat inflasi dapat diturunkan pada tingkat yang rendah dan stabil. "Pemerintah dan BI akan senantiasa berkomitmen untuk mencapai sasaran inflasi yang ditetapkan melalui koordinasi kebijakan yang konsisten dengan sasaran inflasi itu," katanya. 

Salah satu upaya pengendalian inflasi menuju inflasi yang rendah dan stabil, dengan membentuk dan mengarahkan ekspektasi inflasi masyarakat agar mengacu (anchor) pada sasaran inflasi yang telah ditetapkan (Lihat Peraturan Menteri Keuangan tentang sasaran inflasi 2013, 2014, dan 2015)

Angka target atau sasaran inflasi dapat dilihat pada web site BI atau laman instansi pemerintah lainnya, seperti Departemen Keuangan, Kantor Menko Perekonomian, atau Bappenas. 

Sebelum UU No. 23 Tahun 1999 tentang BI, sasaran inflasi ditetapkan oleh Bank Indonesia. Sementara setelah UU itu, dalam rangka meningkatkan kredibilitas BI, sasaran inflasi ditetapkan oleh pemerintah.(Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,